CARANK Menggila! Juara Piala Panglima TNI di Wilayah Kodim 0809/Kediri

oleh
oleh

Tampil Perkasa di Final, Tim Kras Sikat Delta Polaman Tiga 2-0 dan Bawa Pulang Trofi Bergengsi

Kediri, ArahJatim.com — Sorak kemenangan pecah di Makodim 0809/Kediri, Minggu (27/9/2026). Tim CARANK asal Kras, Kabupaten Kediri, akhirnya keluar sebagai juara Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI.

CARANK memastikan gelar juara setelah tampil perkasa di partai final. Menghadapi Tim Delta Polaman Tiga dari Kota Kediri, CARANK menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

pasang iklan_rev3

Dua kemenangan tersebut sekaligus mengunci trofi Piala Panglima TNI dan menjadikan CARANK sebagai tim terbaik dalam turnamen yang berlangsung di wilayah Kodim 0809/Kediri.

Pertandingan final menjadi penutup dari persaingan sengit yang mempertemukan sejumlah tim domino dari berbagai wilayah.

CARANK akhirnya berdiri paling tinggi di podium. Sementara Delta Polaman Tiga harus puas sebagai runner-up.

Posisi ketiga ditempati Tim KESEL dari Kras, sedangkan Tim LAMBRETA asal Gurah berada di posisi keempat.

Kras Kuasai Panggung

Hasil lengkap Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI:

Juara 1: Tim CARANK — Kras

Juara 2: Tim Delta Polaman Tiga — Kota Kediri

Juara 3: Tim KESEL — Kras

Juara 4: Tim LAMBRETA — Gurah

Dua tim dari Kras yang berhasil menembus tiga besar semakin menunjukkan ketatnya persaingan domino di wilayah Kabupaten Kediri.

Namun, gelaran ini bukan hanya tentang perebutan trofi.

Turnamen Piala Panglima TNI menjadi salah satu panggung untuk menunjukkan bahwa domino terus berkembang sebagai olahraga masyarakat dengan kompetisi dan pembinaan yang semakin terarah.

Ketua ORADO Jawa Timur Mahenda Abdillah Kamil mengatakan antusiasme masyarakat dalam turnamen tersebut sangat tinggi.

“Alhamdulillah, tanggal 27 ini sudah terselenggara Piala Panglima TNI. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, gabungan teman-teman TNI dan masyarakat juga,” ujar Mahenda.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen tersebut menjadi modal penting untuk membangun ekosistem olahraga domino yang lebih besar.

“Harapannya kegiatan ini terus bisa membuat ekosistem domino jadi lebih baik,” katanya.

Mahenda menyebut perkembangan domino di Jawa Timur juga terus bergerak. Saat ini, ORADO telah memiliki jaringan di 38 kabupaten/kota.

Semakin banyak klub yang tumbuh di daerah, kata dia, semakin terbuka pula peluang pembinaan dan penjaringan atlet.

“Dengan makin banyaknya klub di daerah, makin mudah sosialisasi aturan dan pembinaan,” jelasnya.

ORADO juga tengah mendorong domino agar mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing di level nasional.

Mahenda berharap Kediri dan daerah-daerah lain di Jawa Timur bisa menyumbangkan atlet potensial untuk tampil pada ajang olahraga tingkat nasional.

Ia juga menyoroti pentingnya memperbesar keterlibatan perempuan dalam olahraga domino.

“Utamanya wanita, tadi belum banyak kelihatan di Kediri,” ujarnya.

Dandim: Domino Tumbuh dari Masyarakat

Dandim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, selaku penasihat dan pelindung turnamen, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Piala Panglima TNI.

“Alhamdulillah, ini merupakan pertama kali ORADO diadakan di Kodim 0809 Kediri. Pelaksanaan event Turnamen Piala Panglima TNI Cup berjalan aman, tertib dan lancar,” katanya.

Menurut Dhavid, domino memiliki karakter berbeda karena tumbuh dan berkembang dari masyarakat.

“Ini olahraga yang benar-benar murni dari masyarakat. Semoga ke depan ORADO semakin jaya,” ujarnya.

Imam: Trofi Bukan Akhir

Ketua ORADO Kota Kediri Imam Wihdan Zarkasyi, ST., MM., mengapresiasi seluruh peserta dan pihak yang telah ikut menyukseskan turnamen.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kejuaraan telah berjalan dengan lancar dan sukses. Terima kasih kepada Panglima TNI, jajaran TNI, panitia, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung,” ujar Imam.

Ia berharap Piala Panglima TNI menjadi momentum untuk membawa olahraga domino semakin maju sekaligus mempererat hubungan antarpemain dan komunitas.

“Semoga turnamen ini menjadi momentum untuk semakin memajukan olahraga domino dan mempererat persaudaraan. Sampai jumpa di turnamen ORADO berikutnya,” tuturnya.

Kini, trofi Piala Panglima TNI resmi dibawa pulang CARANK ke Kras.

Dari Makodim 0809/Kediri, satu pesan ikut menguat: domino bukan lagi sekadar permainan meja, tetapi mulai membangun panggung sebagai olahraga masyarakat yang serius dan kompetitif. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.