Banyuwangi, ArahJatim.com – Prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan, anggota DPRD baru Kabupaten Banyuwangi dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi di ruang sidang paripurna DPRD, Rabu (21/8/2019) malam.
Dalam sambutannya, Ketua sementara DPRD Banyuwangi, Made Cahyana Negara mengatakan, dengan dilantiknya 50 anggota dewan periode, 2019-2024 menandakan babak baru dalam memperjuangkan aspirasi rakyat selama lima tahun ke depan.
Oleh sebab itu, Ketua sementara DPRD mengajak kepada seluruh wakil rakyat yang baru diambil sumpahnya agar mencurahkan segala tenaga dan kemampuan sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Banyuwangi.
“Rakyat Banyuwangi telah memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang duduk di kursi parlemen. Untuk itu kami mengajak kepada anggota DPRD yang baru saja diambil sumpahnya untuk mencurahkan semua tenaga dan kemampuan demi mengemban amanat rakyat Banyuwangi yang telah memberi kepercayaan,” kata Made.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga berharap kepada seluruh anggota dewan bersama-sama menjaga sinergitas, membangun komunikasi yang sehat, jujur dan terbuka baik dengan mitra kerja maupun seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap, agar menjaga sinergitas dan komunikasi yang sehat, jujur, terbuka dengan mitra kerja dan seluruh lapisan masyarakat,” tambah Made.
Selain itu, Made juga menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada anggota dewan periode 2014-2019 yang sudah memperjuangkan aspirasi masyarakat Banyuwangi.
“Perjuangan anggota DPRD periode 2014-2019 akan kami jadikan cermin untuk perjuangan selama lima tahun ke depan,” pungkasnya.
Baca juga:
- DPRD Banyuwangi Sahkan Dua Raperda Perubahan Menjadi Perda.
- DPRD Banyuwangi Minta KPU Paparkan Usulan Anggaran Pilkada 2020.
- DPRD Banyuwangi Dan Pemprov Jatim Sepakat Ubah Judul Raperda.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang hadir dan menyaksikan prosesi pelantikan 50 anggota dewan menyampaikan sambutannya, bahwa tantangan pemerintah daerah sekarang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Daerah yang maju adalah pemerintah daerah dan DPRD-nya yang tanggap serta cepat dalam proses pembangunan juga penyelesaian masalah di masyarakat.
“Yang menang adalah yang cepat. Untuk itulah Banyuwangi harus cepat. Ini membutuhkan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif,” jelas, Anas.
Oleh sebab itu, Anas mengajak para wakil rakyat yang duduk di kursi parlemen untuk selalu bersinergi dengan eksekutif dalam rangka menjadikan Banyuwangi lebih hebat.
Seperti diketahui, anggota DPRD Banyuwangi yang dilantik terdiri dari 30 petahana dan 20 anggota baru. Untuk sementara, pimpinan DPRD Banyuwangi dipimpin oleh Made Cahya Negara dari PDI Perjuangan dan M. Ali Mahrus dari Partai Kebangkitan Bangsa. (adv.dprd/ful)










