Tulungagung Masih Aman PMK, Pemkab Segera Siapkan SATGAS

oleh
oleh

Tulungagung, ArahJatim.com – Menyikapi perkembangan penyakit ternak ( PMK ), penyakit mulut dan kuku, Jawa Timur memang dalam kondisi siaga penuh. Hal ini terungkap, ketika Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, melakukan pertemuan dengan Beberapa Petinggi pejabat daerah, di kabupaten Malang , seminggu lalu.

Hal itu juga dibenarkan Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Bhirowo MM, ketika media mempertanyakan status Tulungagung, terkait PMK tersebut. Dalam keteranganya yang disampikan di ruang kerjanya, dikatakan , sampai hari ini, Kamis 2/6/2022, Tulungagung masih di kategorikan wilayah Hijau.

” Dari hasil evaluasi dan penilaian tim propinsi, alhamdulilah, Tulungagung, masih aman. Oleh sebab itu penutupan pasar hewan, ( Lockdown ) pasar ternak, yang diinstruksikan dari atas, perlu ditinjau lagi, karena jujur, selain kita menghadapi situasi jelang hari raya qurban, untuk Tulungagung juga belum ada laporan hal itu terjadi di daerah kita. Tetapi kita perlu melakukan upaya , agar kita juga tidak kebobolan pasokan yang potensi ada virus yang menyertai hewan masuk di kota Tulungagung. Karena apa daerah tetangga , sekitar juga sudah terjadi”, ungkap Bupati

pasang iklan_rev3

Dilanjutkan dalam upaya mengantisipasi segala kemungkinan pada sirkulasi dan arus jual beli ternak, selain terus melakukan rapat koordinasi dengan pihak propinsi, secara konsep, pihak pemerintah daerah sudah mempersiapkan posko posko penanganan, untuk antisipasi. Dalam posko itu nanti selalu disagakan keterlibatan unsur dokter hewan , unsur pasar, dan didampingi baik pihak Polsek dan koramil disekitar posko. Adapun kerja ini diberlakukan satuan tugas wilayah pengantisipasian.

Ditambahkan Bupati, dalam menyikapi perkembangan ini , masyarakat tidak usah panik, terutama apabila ternaknya mengalami gejala, seperti kurang nafsu makan dan ada bercak pada hewan, segera melakukan koordinasi dengan posko yang sudah disiapkan petugasnya. Apabila kondisi ternak sudah bisa ditangani secara cepat, tingkat kesembuhannya bisa 95 Prosen, dan hanya 5 Prosen yang gagal. (dni)

No More Posts Available.

No more pages to load.