Tabrakan Adu Banteng Pikap vs Motor, Satu Pelajar Tewas

oleh
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48979654888_562c006a9a_b.jpg

Banyuwangi, Arahjatim.com – Tabrakan maut yang melibatkan kendaraan pikap dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Situbondo, tepatnya di Desa Ketapang, Banyuwangi, Senin (29/10/2019) malam. Akibat kecelakaan tersebut, satu pengendara sepeda motor bernama Muhammad Rifaldi Kurniawan (19), warga Kelurahan Taman Baru, Banyuwangi tewas di lokasi kejadian.

Selain itu, benturan yang cukup kuat mengakibatkan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga ringsek tak berbentuk. Beruntung sang sopir pikap, yang diketahui bernama Abdurrahman, warga Desa Bangsring, Wongsorejo dilaporkan selamat.

Warga sekitar bersama pihak petugas Satlantas Polres Banyuwangi yang datang ke lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban tewas ke kamar jenazah RSUD Blambangan. Korban yang diketahui masih berstatus pelajar tersebut tidak tertolong nyawanya lantaran mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala dan kakinya.

pasang iklan_rev3

Tabrakan maut terjadi  berawal saat sepeda motor yang dikendarai korban, Muhammad Rafaldi Kurniawan melaju dari arah Pelabuhan Ketapang berupaya mendahului kendaraan di depannya. Namun secara bersamaan, muncul kendaraan pikap dari arah berlawanan yang juga sedang berusaha mendahului truk yang ada di depannya dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Diduga sama-sama mengambil haluan terlalu ke tengah jalan, akhirnya tabrakan maut tidak terhindarkan, hingga korban tewas di lokasi kejadian.

Setelah mengevakuasi korban ke rumah sakit, dua kendaraan yang terlibat kecelakan, pikap bernopol P-9975-QB dan sepeda motor bernopol P-3126-RM langsung dievakuasi ke kantor Unit Laka Lantas Polres Banyuwangi guna keperluan penyelidikan.

“Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka cukup serius di kepala, dan patah tulang kaki. Keterangan saksi di lapangan, kedua kendaraan yang melaju dari arah berlawanan ini sama-sama akan mendahului kendaraan di depannya. Tapi karena terlalu ke kanan atau ke tengah, akhirnya dua kendaraan ini bertabrakan,” ungkap Iptu Ardhi Bita Kumala, Kanit Laka Polres Banyuwangi.

Kini pihak Satlantas polres Banyuwangi masih terus mendalami kasus tabrakan maut yang menewaskaan satu orang tersebut. Usai melakukan olah TKP petugas juga akan memanggil dan memeriksa saksi-saksi di lapangan termasuk sopir pikap untuk mengetahui penyebab pasti hingga tabrakan maut.

“Jenazah korban setelah mendapat penanganan oleh petugas medis di kamar jenazah RSUD Blambangan langsung dijemput keluarganya untuk dikebumikan dengan layak,” pungkas Iptu Ardhi. (ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.