Kediri, ArahJatim.com – Di bulan suci Ramadan, Persik Kediri bergerak cepat menyusun strategi khusus guna menjaga performa tim tetap stabil. Penyesuaian jadwal latihan hingga pengaturan pola makan menjadi agenda utama skuat Macan Putih untuk beradaptasi dengan pergeseran waktu pertandingan ke malam hari.
Manajer Tim Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, menegaskan bahwa timnya sudah memiliki “jam terbang” yang cukup dalam menghadapi kompetisi di tengah suasana puasa. Menurutnya, kesiapan mental dan fisik pemain menjadi kunci utama dalam melewati periode ini.
Adaptasi Latihan Malam Hari
Menyesuaikan dengan jadwal kick-off Liga 1 yang bergeser ke pukul 20.30 WIB selama Ramadan, tim pelatih Persik Kediri memutuskan untuk memindahkan mayoritas program latihan ke malam hari.
Langkah ini diambil agar para pemain, khususnya yang menjalankan ibadah puasa, dapat berlatih dalam kondisi fisik yang lebih bugar setelah berbuka.
“Program latihan akan lebih banyak dilaksanakan pada malam hari. Ini adalah bentuk adaptasi agar pemain terbiasa dengan atmosfer pertandingan malam, sekaligus menyesuaikan pola makan bagi pemain muslim,” ujar Syahid pada Rabu (25/2/2026).
Menghadapi Jadwal Padat dan Isu Recovery
Selain tantangan berpuasa, Persik Kediri dihadapkan pada jadwal kompetisi yang sangat mepet. Jarak antarpertandingan yang berdekatan menuntut tim medis dan kepelatihan untuk bekerja ekstra keras dalam menjaga kebugaran pemain.
“Di bulan puasa ini jadwal kami cukup padat. Jadi faktor recovery dan pengaturan program latihan menjadi sangat krusial agar kondisi pemain tetap terjaga dan terhindar dari risiko cedera,” tambah Syahid.
Jadwal Pertandingan Persik Kediri Selama Ramadan
Selama bulan suci ini, Macan Putih dijadwalkan melakoni empat laga krusial yang akan menentukan posisi mereka di klasemen. Berikut adalah lawan-lawan yang akan dihadapi:
- Bhayangkara FC
- Persis Solo
- PSBS Biak
- Persib Bandung (Laga Tandang)
Laga penutup di bulan Ramadan melawan Persib Bandung diprediksi akan menjadi tantangan terberat mengingat status lawan sebagai tim papan atas dan status Persik sebagai tim tamu.
“Mudah-mudahan dengan seluruh program yang sudah disiapkan, tim bisa memberikan hasil positif dan konsisten meraih poin,” pungkasnya optimistis. (das)










