Setelah Banjir Kecaman, Label dan Penyanyi “Corona” Akhirnya Minta Maaf

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49613658722_e4b54a7e00_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Setelah mendapat kecaman dari masyarakat luas dan netizen di dunia maya, serta ribuan pekerja migran seluruh Indonesia, penyanyi dan produser lagu berjudul Corona yang merupakan singkatan dari “Comunitas Rondo (janda) Merana” akhirnya meminta maaf.

Mereka mengaku tak memiliki niatan sedikitpun untuk menyinggung kelompok tertentu ataupun meremehkan virus yang hingga kini masih belum ditemukan obatnya tersebut. Mereka berdalih lagu yang diciptakan hanyalah sebagai karya seni untuk menghibur masyarakat.

Baca juga:

Selain itu, dengan adanya lagu berjudul Corona diharapkan juga agar masyarakat Indonesia tidak terlalu panik menanggapi virus yang kini sudah masuk ke Indonesia, meski faktanya lagu yang diciptakan mendapat respon negatif dari masyarakat. Ke depan pihaknya juga berencana akan membuat lagu tentang corona yang isinya lebih berempati terhadap korban yang terjangkit virus.

“Kami minta maaf kepada seluruh masyarakat atas keresahan ini. Tidak ada maksud untuk meremehkan virus corona. Lagu (ini) kami buat murni hasil (karya) seni untuk menghibur masyarakat agar tidak panik menghadapi isu virus corona. Tapi malah mendapat respon negatif. Sebagai langkah serius kami juga sudah menghapus video clip lagu Corona di akun Youtube kami, dan kami berusaha menghapus video-video yang di re-upload,” ungkap Angga Samudra, Direktur Samudra Record.

Hal senada juga disampaikan oleh Alvi Ananta, penyanyi berusia 22 tahun itu meminta maaf kepada masyarakat jika lagu yang dinyanyikan dianggap telah membuat resah. Dirinya mengaku hanya menjalankan tugas untuk menyanyikan lagu di bawah naungan label Samudra Record sebagai pemilik lagu.

“Kapasitas saya menyanyikan lagu ini karena memang saya hanya menjalankan apa yang diperintahkan oleh pihak label. Saya memohon maaf secara pribadi jika akhirnya lagu yang saya nyanyikan ini ternyata menuai banyak kritikan,” jelas Alvi Ananta.

Seperti diberitakan, lagu berjudul Corona yang dinyanyikan penyanyi asal Banyuwangi viral di media sosial. Lagu ini mendapat kecaman dari masyarakat luas lantaran lagunya dianggap meremehkan virus yang sangat mematikan tersebut.

Pihak label maupun penyanyi dari Corona ini juga langsung disomasi oleh keluarga pekerja migran (KAMI) Jawa Timur karena dengan munculnya lagu tersebut dianggap telah melukai hati pekerja migran yang saat ini sedang khawatir akan merebaknya virus mematikan tersebut di luar negeri. (ful)