Sejumlah Titik di Pamekasan Kini Dipenuhi Sampah

oleh -
Tumpukan sampah di salah satu titik yang menyebabkan bau tidak sedap di beberapa sudut Kabupaten Pamekasan. (Foto: ArahJatim.com/ndra)

Pamekasan, ArahJatim.com – Sampah berserakan selama tiga hari menimbulkan bau tidak sedap di sekitar area tumpukan sampah. Hal ini berdampak bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Sampah tersebut diduga merupakan sampah rumah tangga masyarakat sekitar, ditambah daun gugur dari sepanjang Jalan Kabupaten dan Jalan Bahagia yang tertumpuk di tempat bekas tong sampah tersebut yang biasanya diangkut 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore.

“Sampah ini biasanya diangkut dalam sehari dua kali, pagi dan sore. Namun sampai hari ini sudah 3 hari sampah-sampah berserakan di bekas TPS dan belum diangkut,” ujar Waqi, salah satu masyarakat di Jalan Bahagia.

Waqi menambahkan, jika bau busuk sampah diperparah dengan adanya lalat dan telah mengeluarkan belatung. Ini membuat masyarakat sekitar Jalan Bahagia tidak nyaman, apalagi masyarakat yang salat di Musala. Di sekitar tempat sampah terdapat pula tiga warung makan.

Jalan Bahagia ini hanya berjarak 80 meter dari Kantor Bupati dan DPRD Pamekasan.

“Pengguna jalan sedikit melipir dan menutup hidung, biasanya diangkut oleh petugas DLH untuk dibawa k TPA Angsanah. Semoga TPS sampah ini dipindah karena terlalu berdekatan dengan tempat makan. Semoga masalah sampah ini cepat ditangani oleh DLH,” imbuhnya.

Sementara itu Kasi Pengelolaan, Penanganan dan Pengurangan Sampah DLH Pamekasan, Buyung Sebastian serta Kadis DLH Pamekasan, Amin Jabir, saat dihubungi via whatsapp belum ada tanggapan.

Kota Pamekasan selaku juara Adipura 2019, kini menjadi kota sampah lantaran menumpuknya sampah di ruas jalan Trunojoyo, R. Abd Azis, Segara, Pintu Gerbang, Diponegoro, Jokotole, Jingga, Purba, Bonorogo, Bahagia, Pedopo dan sejumlah kawasan lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Totok Hartono, saat dimintai konfirmasinya mengatakan belum tahu pasti penyebab tumpukan sampah yang diprotes warga.

“Untuk saat ini saya belum mengetahui penyebabnya, kenapa masih banyaknya titik-titik tumpukan sampah di Pamekasan kota yang tidak segera diangkut. Nanti saya cek dulu dan saya tanyakan kepada Pak Jabir Kadis DLH,” ungkapnya.

Sampai berita ini diturunkan belum ada klarifikasi atau pernyataan dari DLH Pamekasan. (Ndra)