Tulungagung, ArahJatim.com – Kejadian sore tadi, Rabu, 13 /4/2022, sebuah barikade kawat berduri, berhasil ditembus para mahasiswa yang melaksanakan demo di depan gedung DPRD Tulungagung. Sekitar 70 an mahasiswa yang tergabung dalam organisasi HMI, berunjuk rasa , dengan mengusung Thema Nasional Dan Lokal.
Thema yang lagi hangat dan diusung antara lain adalah masa jabatan presiden, harga bbm, harga kebutuhan pokok, sampai tingkat lokal, seperti jalan rusak dan kesiapan daerah untuk proyek jalan Tol. Moh. Kholit , salah seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri mengaku, selain ini merupakan, solidaritas HMI pusat juga ingin menyampikan isu kelokalan kepada legislatif.
Dalam penjagaan lengkap,anggota polisi dari unsur biasa sampai pasukan Brimob, disiapkan. Namun akhirnya para mahasiswa mampu merasek kedekat gedung dengan merusak pagar kawat berduri.
Sementara , akhirnya para mahasiswa itu ditemui ketua DPRD Marsono dan M.Bahrudin, serta duduk di jalan untuk dialog dan diskusi , dan tepat jam setengah empat, kelompok HMI meninggalkan gedung dewan.
Setelah kelompok pertama bubar, sekitar jam 15.47, kelompok yang lebih besar lagi memasuki kawasan Alon Alon Tulungagung dan menuju ke gedung DPRD juga .
Kelompok ini terdiri dari Aliansi mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Tulungagung serta kelompok PMII cabang Tulungagung yang bersatu dalam satu barisan. Dalam mengiringi bebrapa orasi , mereka membakar ban bekas di depan kantor DPRD.
Untuk kelompok gelombang dua ini, bisa diarahkan, diambil beberaoa mahasiswa sebagai wakil, untuk dialog didalam gedung DPRD.
Ketua DPRD Tulungagung Marsono, ketika dimintai komentarnya , menyatakan apa yang dilakukan para mahasiswa ini masih dalam tahap wajar dalam menyampikan kegiatan demonya.
” Selaku ketua DPRD, dan unsur pimpinan lainya, kami apresiasi adik adik mahasiswa dalam menyampikan aspirasinya. Kalau soal tuntutan ,semua sudah terjawab terlebih lagi Isyu nasional. Untuk masalah lokal, Marsono ngajak semua komponen masyarakat saling bahu membahu, untu mengawal Pembangunan di Tulungagung khusuanya.”, Ungkap Politisi PDIP itu.
Demo berakhir damai dan kondusif, jam 16.46, kegiatan demo, sudah selesai. (dni)










