RULB Apartemen Purimas Munculkan Pengurus Baru

oleh -
oleh

Surabaya, ArahJatim.com – Rapat Umum Luar Biasa (RULB) warga Apartemen Purimas Surabaya memunculkan pengurus baru dengan Magdalena Christiana menjadi nahkoda.

RULB yang dilaksanakan pada Sabtu (18/12) itu merupakan kali kedua setelah yang pertama diselenggarakan pada Sabtu (4/12) di kawasan Purimas, Surabaya.

Ini dilakukan setelah pihak Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) dianggap tak mengindahkan tuntutan penghuni terkait transparansi keuangan kepengurusan apartemen dan rusaknya beberapa fasum.

pasang iklan_rev3

Pun dengan rapat pertama yang juga tidak dihadiri oleh pengurus P3SRS. Sehingga warga mengadakan RULB lanjutan dengan mengagendakan pergantian pengurus.

“Pertama, pengurus harus merapatkan barisan dengan pengawas dan mendekatkan diri dengan warga. Ini merupakan tanggung jawab kami untuk mengabdi,” ungkap Magdalena.

Dosen Universitas Kristen Petra itu juga mengatakan jika masih banyak hal yang harus dibenahi, mulai dari koordinasi dengan pengurus lama, dan memperbaiki beberapa hal yang selama ini menjadi persoalan di apartemen.

“Supaya bisa terjadi dengan baik. Tidak ada konflik. Kalau tujuannya melayani warga, seharusnya kalau demi kebaikan, mana yang baik itu dijalankan,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafii mengatakan jika ia memahami kemauan warga yang sudah mengadu ke dewan.

“Saya mewakiki komisi A memahami kemauan warga. Tentang alasan-alasannya kan sudah disampaikan di Komisi A. Kami hanya memastikan ini tidak menyalahi apa yang surah digelar. Keputusan tertinggi kan di rapat umum,” ujarnya.

Imam melanjutkan, semuanya sudah diserahkan kepada warga terkait pergantian pengurus dan pengawas. Tinggal nanti pengurus lama harus rela menyerahkan kepada pengurus baru.

“Mengapa RULB sampai hal ini muncul, karena menurut warga telah menyalahi mandat yang diberikan kepada mereka. Misalnya tidak ada rapat tahunan, laporan keuangan minimal 6 bulan, ini kan sudah dua tahun lebih,” kata Imam.

Ia berharap kepada pengurus yang lama untuk menyerahkan kepengurusan kepada pengurus yang baru.

“Kalau niatnya baik serahkan saja kepada pengurus baru. Dan nanti tetap memyampaikan laporan pertanggungjawabannya menyangkut kinerja dan keuangan. Itu nanti biar semuanya clear, jadi enak,” ungkapnya.

Saat dihubungi via whatsapp, eks ketua pengurus lama, Anas Marsis masih enggan memberikan komentar terkait pelantikan pengurus baru.

No More Posts Available.

No more pages to load.