Kediri, ArahJatim.com – Ada yang unik pada acara manasik haji di Lapangan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri pada Kamis (5/9). Tidak seperti biasa, para peserta manasik kali ini bukan para calon jamaah haji, melainkan para siswa Raudhatul Athfal (RA) di Kabupaten Kediri.
Aneka kelucuan dan keluguan khas anak usia dini mewarnai acara manasik haji murid-murid RA ini. Kegiatan seperti jamarat, sa’i, tawaf ditingkahi anak-anak ini dengan penuh canda. Namun hal ini semakin menambah antusiasme para peserta untuk mengikuti kegiatan hingga berakhir.
Saat membuka acara ini, Bupati Kediri yang diwakili oleh Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, Drs. Mujahid, MM, mengatakan kegiatan manasik haji merupakan agenda yang penting dan strategis. Karena melalui pembelajaran seperti ini, menjadi cara yang tepat menanamkan pendidikan agama bagi anak-anak usia dini.
“Manasik haji ini penting dan strategis. Dengan cara praktik seperti yang dilakukan hari ini, memberikan pemahaman, pedidikan dan memahami konsep haji itu pada anak lebih mengena, ”jelasnya.
Ditambahkan oleh Mujahid, kegiatan pada hari ini memiliki peran penting bagi syiar RA bagi masyarakat. Memahami lebih lanjut tentang apa itu RA dan bagaimana kualitasnya.
“Setelah mendengar apa itu RA dan akhirnya mencari informasi seperti apa kualitas RA, masyarakat memiliki pilihan dan pilihan untuk bisa menyekolahkan perbedaan di taman kanak-kanak atau di RA,” tambahnya. (Kominfo)











