JEMBER, ArahJatim.com – Atmosfer hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Ruang Prajamukti Pemkab Jember pada Sabtu (27/6/2026). Musyawarah Daerah (Musda) II Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Jember resmi kembali memercayakan tongkat estafet kepemimpinan kepada Prof. Bambang Kuswandi, M.Sc., Ph.D.
Guru besar yang akrab disapa Prof BK ini terpilih secara aklamasi untuk menakhodai ICMI Jember masa bakti 2026–2031. Menariknya, momentum kemenangan ini terjadi saat sang profesor justru sedang berada ratusan kilometer dari lokasi acara.
Terpilih Virtual Saat Dampingi Rektor Bertemu Presiden
Ada cerita menarik di balik terpilihnya kembali Prof BK. Saat namanya disepakati oleh seluruh peserta Musda, Wakil Rektor IV Universitas Jember (Unej) ini ternyata sedang berada di Jakarta. Beliau tengah mendampingi Rektor Unej dalam agenda sarasehan penting bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan jajaran kabinet.
Meski terpisah jarak, teknologi menjembatani segalanya. Prof BK tetap memantau jalannya Musda secara daring sejak awal hingga akhir. Lewat sambungan virtual itulah, ia menyampaikan pidato kesediaan yang menyentuh hati para pengurus.
”Jika peserta Musda memberikan amanah, kami siap. Meskipun sebenarnya saya pribadi berharap ada regenerasi dan muncul calon lain, sebab ICMI Jember ini gudangnya tokoh-tokoh hebat yang inspiratif,” ungkap Prof BK rendah hati.
Bagi Prof BK, jabatan ini bukan sekadar legitimasi politik organisasi, melainkan sebuah tanggung jawab kolektif. Ia mengajak seluruh elemen ICMI Jember untuk bergerak bersama, memberikan kontribusi nyata, dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah.
ICMI Jember di Mata Jawa Timur: Aktif dan Kritis
Kepemimpinan Prof BK pada periode sebelumnya (2023–2026) memang meninggalkan rekam jejak yang solid. Hal ini diakui langsung oleh Sekretaris ICMI Orwil Jawa Timur, Dr. Pitono Nugroho, yang turut hadir dalam forum tersebut.
Dalam sambutannya, Pitono memberikan apresiasi tinggi terhadap dinamika dan keaktifan para pengurus di Jember.
”Yang saya tahu dan rasakan sendiri, ICMI Orda Jember ini sangat hidup kegiatannya. Pengurusnya juga kritis-kritis. Saya sering sekali dihubungi rekan-rekan dari Jember hanya untuk berdiskusi membedah berbagai persoalan aktual,” ujar Pitono disambut tepuk tangan peserta.
Ia berharap, di bawah kepengurusan yang baru, ICMI Jember bisa melompat lebih jauh. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia kampus, sektor usaha, hingga komunitas akar rumput harus makin diperkuat.
Menatap Masa Depan Jember Berbasis Gagasan
Terpilihnya kembali Prof BK secara mutlak menunjukkan betapa tingginya kepercayaan anggata terhadap visinya. Ke depan, ICMI Jember diproyeksikan tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para intelektual Muslim, tetapi juga menjadi “dapur pemikiran” yang melahirkan inovasi dan solusi konkret bagi kemajuan Kabupaten Jember dan Indonesia.











