Surabaya, ArahJatim.com – Konflik adanya dugaan persekusi terhadap wartawan di area Makam Botoputih, Simokerto Surabaya mengundang respon Kanit Reskrim Polsek Simokerto, AKP Ketut Redana.
AKP Ketut yang merupakan saksi saat dugaan persekusi berlangsung menuturkan jika tidak ada persekusi yang terjadi terhadap wartawan media online seperti yang diberitakan sebelumnya.
“Enggak ada itu,” kata Ketut saat dihubungi via telepon, Jumat (3/6).
Ketut menjelaskan jika saat peristiwa itu, dirinya datang lantaran mendapat laporan dari tim yang sedang melakukan patroli.
“Di lokasi memang ramai, kalau tidak ada saya di sana mungkin dikeroyok bisa jadi,” katanya.
Sementara itu, menurut AM, korban yang dugaan pesekusi itu mengatakan jika saat ini kasusnya masih berlangsung dan sedang ditangani Polrestabes Surabaya.
“Itu ke kuasa hukum saya yang nanti jelasin ya,” kata AM saat dihubungi, Sabtu (4/6).
Sebelumnya, konflik di Botoputih ini melibatkan Habib Ali Alhabsy dan AM yang mengaku sebagai korban persekusi.
Kejadian ini menimbulkan laporan ke Polrestabes Surabaya dengan nomor laporan LP/B/630/V/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.










