Pamekasan, Arahjatim.com – Kepala Desa Sopa’ah, Wahyu Junaidi dan Plt. Camat Pademawu, Rahmat S., secara simbolis menyerahkan 20 alat semprot kepada para Ketua (Poktan) kelompok tani desa Sopa’ah yang bertempat di Balai Desa Sopa’ah. Kamis(09/02/2023).
Kepala Desa Sopa’ah, Wahyu Junaidi mengatakan bahwa penyaluran alat penyemprotan adalah alokasi dana ditahun 2022 yang sempat tertunda karena sesuatu hal. Setelah mendapat sorotan dan audensi dikantor kecamatan Pademawu kemaren pagi oleh pihak FAMAS(Front Aliansi Masyarakat) karena adanya temuan alat penyemprotan pertanian yang tidak direalisasikan pada akhir tahun 2022.
Kemarin pada hari Rabu 08 February 2023 pihak FAMAS meng audensi Kepala Desa Sopa’ah, lantaran tidak segera merealisasikan alat penyemprotan pertanian tepat waktu sehingga tercium ada dugaan penggelapan dana anggaran desa ditahun 2022 yang seharusnya sudah tersalurkan dibulan desember 2022.
Dugaan penggelapan bantuan alat Penyemprotan tahun 2022 untuk Gapoktan Desa Sopa’ah, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, akhirnya direalisasikan oleh Kepala Pemerintahan Desa Setempat pada awal februari tahun 2023.
Penyerahan bantuan, diberikan secara simbolis di Kantor Balai Desa setempat oleh Kepala Desa Sopa’ah, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Wahyu Junaidi, kepada sejumlah perwakilan Gapoktan penerima manfaat pada kamis 09 Februari 2023.
Dalam kegiatan ini, Camat Pademawu bersama stafnya serta seluruh aparatur Desa Sopa’ah turut hadir dan menyaksikan penyerahan bantuan alat penyemprotan kepada sejumlah perwakilan anggota Gapoktan Desa setempat.
Ironisnya, program bantuan Pemerintah tahun 2022 lalu yang baru direalisasikan pada awal bulan kedua tahun 2023 itu, diyakini sudah sesuai dan tidak ada persoalan meski lompat tahun.
“Dana desa yang cair pada bulan oktober 2022 ini memang seharusnya terealisasi pada desember 2022, namun karena ada banyak hal perubahan termasuk spek alat, maka bantuan ini kami realisasikan di bulan februari 2023 ini. Namun, secara umum bantuan ini tidak ada masalah sekalipun lompat tahun.” terang Ketua BPBD Sopa’ah mewakili Kades Wahyu Junaidi. (ndra)











