Paskibraka di Upacara Peringatan HUT RI ke-75

oleh -

Kediri, ArahJatim.com – Pemerintah Kab. Kediri menggelar Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesiake-75 tahun 2020. Upacara yang dipimpin langsung Bupati Kediri dr. Hj.Haryanti Sutrisno dan dilaksanakan di halaman belakang Pemkab Kediri itu pun sangat jauh berbeda dengan upacara yang biasa di gelar tahun-tahun sebelumnya. Dikarenakan adanya pandemi covid-19 dan penerapan physical distancing,upacara ini hanya dihadiri 15 peserta dari perwakilan ASN, Polri dan TNI.

Sesi yang di tunggu-tunggu adalah pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera pusaka. Paskibraka tahun-tahun sebelumnya berasal dari gabungan siswa SMA/SMK/MAN se-Kab Kediri yang telah lolos seleksi,terdiri dari pasukan 17, pasukan 8 dan pasukan 45. Namun kini hanya 4 orang yang bertugas.

Pembina paski Moh.Farid dari Kodim 0809 mengatakan, penyelenggaraan upacara tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena covid-19.

“Jika tahun sebelumnya diambil 76 orang, sekarang hanya  4 orang saja, yaitu 3 pengibar bendera dan 1 pembacateks UUD 1945. Tahun lalu anggota paski di karantina 14 hari, akan tetapi sekarang hanya latihan satu minggu untuk persiapan upacara. Tahun ini juga tidak ada prosesi pelepasan,”ujarnya. (17/8/20).

Ia pun berharap siswa-siswi yang dididik sebagai petugas paski tetap disiplin dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi. Serta covid-19 ini segera berlalu sehingga semua aktivitas dapat berjalan dengan normal kembali.

Angelina Marsha dari SMA 1 Plemahan merasa senang bisa terpilih dan bertugas sebagai pengibar bendera pada upacara ini.

“Dari sekian ratus orang, hanya menyisakan 4 orang termasuk saya. Meskipun jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, tapi saya bangga dapat melaksanakan tugas hari ini,”katanya.

Sebagai informasi, paskibraka yang bertugas hari ini adalah Moch. Fariz dari MAN3 Kediri sebagai pembentang bendera, ArdiYurdian dari  SMA 2 Pare bertugas mengerek bendera, Angelina Marsha dari SMA 1 Plemahan sebagai pengibar bendera dan Digo Dwi dari SMA 1 Wates sebagai pembaca teks UUD 1945.(Kominfo)