Tulungagung, ArahJatim.com – Dinamika perpolitikan sudah mulai terasa. Pemilu yang sebenarnya masih akan terjadi 14/2/2024, tetapi semua unsur dan komponen sudah mulai dinamis. Parpol sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam konstelasi ini, sudah mulai menyusun tenis dan strategi mempersiapkan kompetisi itu.
Partai Demokrat Tulungagung, Sabtu, 14/10/2023, telah mengundang ratusan kadernya, untuk dilakukan pembekalan, bagaimana harus mempersiapkan diri ketika nantinya harus riil berkompetisi dilapangan.
Ketua DPC Partai Demokrat Tulungagung, Sofyan Heryanto, S.E.,membenarkan kalau hal ini dilakukan sebagai pembekalan bagi kader partai internal, agar hal hal yang nantinya bisa merugikan partai , bisa diantisipasi. Dari pantauan tim ArahJatim.com , yang mendapat pembekalan dan bimtek, itu rata rata para saksi yang nantinya ditugaskan partai di TPS- TPS SE Tulungagung.
” Yah benar hari ini kami melakukan bimtek, terhadap kader kader kami, yang kami beri apresiasi sebagai calon saksi. Mengapa harus kami bekali, karena ujung tombak perjuangan partai ini hasilnya nanti tergantung para saksi. Oleh sebab itu kami juga berikan materi loyalitas terhadap partai kepada kader kader kami “, ungkap ketua yang pada saat memberikan keterangan kepada tim ArahJatim.com, juga,didampingi baik pengurus tingkat pusat maupun propinsi.
Ditambahkan proses pembekalan ini akan terus berlanjut hingga jelang pelaksaan nanti.
” Oya kebetulan kami juga disuport baik pusat maupun propinsi, termasuk kehadiran Bapak Adi Togarisman calon dari pusat, dan juga dari Jatim, bapak Sis, dan hari ini kitabkwnalkan kepada kader kader tingkat bawah”, tambah Sofyan Heriyanto.
Sementara ketika dimintai komentarnya, calon DPR-RI dari partai Demokrat, Adi Toegarisman, mengaku puas, dengan kekompakan dan kesolidan kader Tulungagung.
” Kami trenyuh, selain bersahabat, mereka terlihat nyata suportnya terhadap partai dan terbukti mereka sudah tidak ada jarak dalam komunikasi dengan kami, ini pertanda , walau saya kelahiran Madura, tetapi karena istri saya orang Tulungagung asli, maka rasa kami sangat nyambung”, ungkap mantan ASN dilingkup Kejaksaan pusat ini. (dni)











