Kediri, ArahJatim.com – Wajah transportasi tradisional di Kota Kediri resmi memasuki era baru. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyerahkan bantuan becak listrik kepada para pengemudi becak dalam acara bertajuk “Becak On The Road” yang digelar di Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmad, Rabu (25/2/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam mendukung program pemerintah pusat untuk transisi energi dan penggunaan transportasi ramah lingkungan.
Dorong Transportasi Hijau dan Larangan Menjual Aset
Dalam sambutannya, Wali Kota Vinanda menegaskan bahwa kehadiran becak listrik bukan sekadar bantuan sosial, melainkan upaya nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia berpesan agar para penerima manfaat menjaga amanah tersebut dengan baik.
“Dengan adanya becak listrik ini, ini adalah upaya Bapak Presiden untuk mendorong pemanfaatan transportasi yang ramah lingkungan. Saya titip pesan kepada Bapak-Ibu sekalian untuk memanfaatkan serta merawat becak ini dengan sebaik-baiknya. Tidak boleh dijual,” tegas Vinanda.
Perkuat Ekosistem Wisata dan Ekonomi Kreatif
Penyerahan bantuan ini dikemas secara istimewa dengan rangkaian kegiatan budaya, hiburan, hingga buka puasa bersama. Pemerintah Kota Kediri memproyeksikan becak listrik ini sebagai bagian dari ekosistem wisata kota.
Vinanda juga menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menyiapkan infrastruktur pendukung secara menyeluruh. Fokus utama saat ini adalah penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang memadai.
“Kami berharap dukungan penuh dari PLN IP3 Kediri dalam penyediaan fasilitas pengisian daya agar operasional becak listrik ini dapat berjalan lancar dan berkelanjutan,” tambahnya.
Harapan Baru Bagi Pengemudi Becak Konvensional
Bagi para pengemudi becak, bantuan ini menjadi angin segar di tengah gempuran transportasi online dan kendaraan bermotor. Legiran, salah satu penerima bantuan yang telah menarik becak sejak awal tahun 2000-an, mengaku sangat terbantu.
“Alhamdulillah, bersyukur sekali atas bantuan becak listrik ini. Sejak tahun 2000-an pendapatan memang terus menurun karena kalah saing dengan motor. Semoga dengan becak listrik ini, penghasilan bisa meningkat lagi,” ungkap Legiran dengan nada haru.
Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Program becak listrik ini menjadi bukti konkret kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan berbagai stakeholder terkait. Selain mengurangi emisi karbon, program ini diharapkan mampu mengangkat derajat ekonomi para pekerja sektor transportasi tradisional di Kota Kediri.
Dengan integrasi teknologi listrik dan dukungan infrastruktur yang tepat, Kota Kediri optimis dapat menghadirkan moda transportasi yang ikonik, ramah lingkungan, sekaligus menyejahterakan rakyatnya.





