Mesin Perahu Mati Saat Berkunjung Ke Sumenep, Khofifah Mencincing Celana

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/46917538995_36e0bddcf5_b.jpg
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: arahjatim.com/jun)

Sumenep, ArahJatim.com – Di sela-sela acara peletakan batu pertama pengembangan Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang, Sabtu (11/05),  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menceritakan pengalaman tak terlupakannya saat berkunjung ke Sumenep beberapa tahun lalu. Saat itu ia masih menjabat sebagai Menteri Sosial RI.

Ketika itu mesin perahu yang ditumpanginya mati hingga memaksa ia mencincing celananya.

“Pak Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan Sekda, kami dalam satu perahu. Lalu tiba-tiba, perahu itu mesinnya tidak jalan,” kata Khofifah Indar Parawansa.

“Akhirnya kami pindah ke perahu berikutnya dan kami berangkat ke Gili Iyang,” sambung dia

Baca juga: Pembangunan Pelabuhan Dungkek-Gili Iyang, Pemprov Jatim Serahkan Bantuan Rp 60 Miliar.

Tak hanya itu, Khofifah Indar Parawansa mengaku, sempat mencicing celananya, lantaran harus berjalan di atas air laut. Pasalnya, kala itu, perahu tidak bisa bersandar di pinggir pantai, lantaran air sudah surut.

“Kami tidak bisa langsung ke perahu, tapi kami masih harus berjalan dan itu bisa dibayangkan kami cincing celana dan baju,” ungkap dia. (jun)