Jember, ArahJatim.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI Dr. (H.C.) H. Erick Thohir, B.A., mengajak masyarakat Indonesia untuk cepat beradaptasi terhadap perubahan di era digital saat ini.
Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam seminar nasional yang diselenggarakan Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) di Gedung Soetardjo Universitas Jember (Unej) Jumat, 30 Agustus 2024.
Erick Thohir menjelaskan Indonesia memiliki potensi yang luar biasa besar tetapi belum tergarap secara maksimal. Menurut Erick, pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Prabowo nanti akan banyak membuat terobosan. Salah satunya adalah kebijakan terhadap pengelolaan produk nikel.
“Indonesia penghasil nikel terbesar, selama ini diekspor berupa bahan baku begitu saja,” kata Erick di hadapan sekitar 700 peserta seminar nasional.

Dia menuturkan, nantinya pemerintah akan membuat kebijakan dalam tata kelola nikel. “Ada 17 produk turunan nikel, nanti nikel harus diproses di Indonesia. Tidak lagi diekspor berupa bahan baku,” ujarnya.
Apalagi, sambungnya, saat ini sudah ada perubahan besar dari kendaraan bermesin BBM ke listrik. “Ke depan harus bergantung listrik. Masyarakat harus proaktif melihat perubahan ini. Sekarang motor berganti dari mesin jadi baterai motor, kita harus siap mengantisipasi perubahan ini. Bengkel-bengkel mesin ke depan harus berubah ke motor listrik,” ungkapnya.
Erick mencontohkan kunjungan turis ke Indonesia yang kalah jauh dengan Malaysia dan Thailand. “Kunjungan turis di Indonesia hanya 11 juta, Thailand sampai 30 juta. Ada yang salah sehingga perlu diperbaiki tetapi tidak perlu menyalah-nyalahkan,” ujar pria yang juga ketua umum PSSI tersebut.
Dia kembali mencontohkan pengelolaan gula di Indonesia. “Turunan gula luar biasa, salah satunya etanol. Gula ke depan bukan hanya konsumsi tetapi juga mengurangi impor BBM by etanol,” ujarnya.
Ketua Umum KAUJE M. Sarmuji SE MSI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir yang bersedia hadir menjadi pemateri bersama pemateri lain dari Kementerian Keuangan.
“Munas KAUJE kali ini lebih berkualitas, terima kasih sekali Pak Erick Thohir telah bersedia hadir menjadi pemateri,” ujar M. Sarmuji SE MSI.
Dia menjelaskan BUMN saat ini memiliki peran vital dalam pembangunan. “Kontribusi BUMN sangat besar kepada pembangunan,” ujarnya. Sehingga, Menteri BUMN Erick Thohir juga memiliki peran, khususnya melalui kebijakan dan terobosannya dalam mengembangkan BUMN untuk mendukung pembangunan.
“Saya ingin mengingatkan bahwa ekonomi global tidak baik-baik saja tetapi insya Allah pemerintah baru mampu mengatasi. Mudah-mudahan Pak Erick nanti kembali menjadi Menteri,” ujarnya. (nsl)











