Mengajak Belajar Bela Negara Dari Atas KRI Surabaya 591

oleh -

Banyuwangi, ArahJatim.com – Sandarnya KRI Surabaya 591 di perairan Selat Bali, tepatnya di dermaga pelabuhan Tanjungwangi dimanfaatkan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi. Untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, dan cinta tanah air, Lanal Banyuwangi mengajak pelajar dan masyarakat dari berbagai unsur untuk mengikuti pelatihan bela negara bersama di atas kapal perang, Minggu (8/12/2019) siang.

Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal mengatakan pelatihan berlangsung sejak hari sabtu diikuti oleh 1.200 peserta dari berbagai kalangan. Mereka tampak antusias mengikuti pelatihan di atas kapal perang.

Kegiatan bertujuan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme serta membangun karakter masyarakat agar memiliki jiwa maritim yang kuat, karena Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.

“Seluruh peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa,masyarakat hingga santri mendapat materi tentang kemaritiman, nasionalisme, ideologi Pancasila, serta Undang-Undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara,” kata Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal.

Selain itu, seluruh peserta juga diajak mengikuti joysailing atau pelayaran gembira mengitari Selat Bali dengan menunggangi kapal perang. Moment langka teraebut dimanfaatkan oleh seluruh peserta untuk berfoto-foto sambil menikmati indahnya pulau tabuhan yang merupakan pulau terluar di Banyuwang.

Selama pelayaran, peserta juga bisa melihat eloknya ikan lumba-lumba yang sedang berenang di sekitar KRI Surabaya 591 saat melintasi perairan Selat Bali.

Baca Juga :

“Senang sekali ya mengikuti acara ini, kita bisa mendapatkan ilmu tentang bela negara langsung dari bapak-bapak tentara,. Kita juga bisa merasakan sensasi bagaimana rasanya naik kapal perang. Sangat menyenangkan bagi kami,” kata Aldorizo, pelajar SMA yang ikut pelatihan di atas KRI Surabaya 591.

Joysaling adalah bertujuan mengenalkan alutsista matra laut sekaligus untuk menanamkan cinta dunia maritim sejak dini kepada generasi muda. Setelah melakukan pelayaran gembira selama empat jam, KRI Surabaya 591 kembali bersandar di dermaga Tanjungwangi dan selanjutnya kembali berlayar menuju Surabaya.

“Saya harapkan melalui pelatihan bela negara ini, para peserta bisa mendapatkan pelatihan bela negara yang benar dan lebih mencintai tanah air khususnya bahari,” kata Letkol Laut (P) Ady Dharmawan – Komandan KRI Surabaya 591.

KRI Surabaya 591 merupakan jenis kapal perang landing platform dock yang digunakan untuk pendaratan amfibi angkutan pasukan dan sebagai kapal markas pasukan. Kapal perang di bawah kendali komando Armada II tersebut juga bisa menampung 16 sampai 20 tank dan mampu membawa pasukan 2 ribu personil. (ful)