Kunjungi REI Jatim, BTN Berharap Perkuat Hubungan

oleh -

Surabaya, ArahJatim.com – Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Jatim hari ini menerima kunjungan Kantor Wilayah III Bank BTN yang bertempat di Graha REI Jatim dengan tema Silaturahmi dan Kolaborasi Kanwil III BTN – DPD REI Jatim.

Acara silaturahmi tersebut disinyalir untuk lebih memperkuat hubungan antara pihak Bank BTN dengan para Developer yang berada di naungan REI Jatim. Koordinasi yang dilakukan di antara kedua pihak lantaran dampak pandemi Covid-19 yang sedang dirasakan oleh banyak Developer.

Dalam sambutannya, Ketua DPD REI Jatim Soesilo Efendy mengutarakan bahwa selama ini Bank BTN telah banyak membantu dan merealisasikan keinginan para Developer. Sebagai salah satu Bank plat merah, Bank BTN telah lama bergerak di bidang pembangunan permukiman perumahan untuk rakyat.

“Terimakasih atas kedatangan Bank BTN ke kantor REI Jatim, ini merupakan langkah yang baik untuk menyongsong perkembangan ke depan. Ke depan kita optimis bisa berkolaborasi dengan BTN untuk berkembang lebih maju lagi,” ujar Soesilo.

Selain itu Soesilo mengaku kembali memiliki semangat terkait pembangunan properti di Jawa Timur dengan kunjungan Bank BTN, ini tak lepas lemahnya pembangunan properti disebabkan Covid-19 yang selama ini berdampak pada Developer.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah III, Sri Nuryanti Ekaningsih mengutarakan agar kembali mempererat hubungan antara DPD REI Jatim dan Bank BTN, ini bertujuan untuk lebih memudahkan dalam membangun dan merealisasikan program sejuta rumah yang pernah dicanangkan oleh Presiden Jokowi.

“Kita harus gandeng dan bersinergi saat masa pandemi ini, pihak kita telah memeberikan kemudahan untuk mencanangkan relaksasi, harapan saya bapak-bapam bisa menangkap kemudahan tersebut supaya lebih cepat,” ungkap Nuryanti.

Wanita yang akrab disapa Nuryanti itu juga menyebutkan bahwasanya kuota untuk KPR pada kuartal III mengalami peningkatan yang sangat besar. Tercatat sebanyak 16.000 kuota harus dihabiskan untuk tahun 2020.

“Yang kemarin kehabisan kuota, sekarang saatnya mengajukan karena kita dapat kuota sangat besar,” imbuhnya. (fik)