Surabaya, ArahJatim.com – Konflik antara Stella Monica dan klinik kecantikan L’Viors berbuntut silang pengakuan di antara kedua belah pihak.
Setelah persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya beberapa waktu silam, Kuasa Hukum L’Viors, HK Kosasih membantah pernyataan terdakwa yang mengatakan jika ia sudah berulang kali melayangkan protes kepada pihak klinik.
“Tidak benar, tidak benar itu. Pihak terdakwa tidak pernah datang ke klinik untuk melayangkan protes, jikapun ada maka ini akan selesai secara internal,” kata Kosasih, Sabtu (30/10).
Menurut Kosasih, ada catatan yang harus diketahui oleh masyarakat terkait kasus tersebut yang disampaikan Stella beberapa hari silam setelah persidangan. Menurut Kosasih itu tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.
“Itu hanya pemutar balikkan fakta yang terjadi, membangun opini publik apa yang dikatakan dia itu,” katanya.
Tak hanya itu, Kosasih membantah jika pihaknya tak memberikan kesempatan pada Stella untuk melakukan mediasi secara kekeluargaan.
“Sudah ada tawaran dari kami berkali-kali untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Bahkan saat kasusnya masih ditangani Polda Jatim. Kita sudah berusaha menawarkan mediasi kekeluargaan. Namun pihak sana ngotot mau ke jalur hukum,” paparnya.
Kosasih menambahkan, ada sejumlah fakta lain yang dia klaim tidak diketahui masyarakat. Bahwa setelah berobat ke L’Viors dan sudah sembuh, Stella tidak lagi datang ke L’Viors, tapi melakukan perawatan di klinik lain.
“Setelah tidak dengan kami, ia langsung ke klinik lain dan mengatakan jika kerusakan wajahnya diakibatkan oleh pihak klien kami. Ini tidak adil,” imbuhnya.
Selain itu kata Kosasih, unggahan Stella di Instagram pribadinya bukanlah sekedar curhatan biasa, namun juga pemutar balikkan fakta dan merusak nama baik pihak klinik.










