Kisah Mahira dan Vanessa: Duo Gita Patih Cilik yang Memukau di Parade Drumband Kediri

oleh -
oleh

​Kediri, ArahJatim.com – Di tengah gema riuk drum bass dan melodi alat musik tiup yang memenuhi jalan protokol Kabupaten Kediri, perhatian ribuan penonton tertuju pada barisan paling depan kontingen madrasah. Di sana, sosok Gita Patih memegang peranan penting: memimpin ritme, menjaga ketukan, dan menyulut semangat rekan-rekannya sepanjang rute parade.

Bukan sekadar pawai biasa, ajang akbar yang digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini berhasil menyedot antusiasme luar biasa. Sebanyak 59 kontingen dari 26 kecamatan di seluruh pelosok Kediri turun ke jalan, menyuguhkan perpaduan apik antara seni, edukasi, dan penanaman jiwa nasionalisme sejak dini.

​Dua di antara jajaran pemimpin cilik yang sukses mencuri perhatian dalam ajang Parade Drumband MI se-Kabupaten Kediri tersebut adalah Mahira Azkia Firdausi Nuzulia dan Vanessa Safiya Aurora. Meski masih duduk di bangku sekolah dasar, keduanya tampil dengan kepercayaan diri tinggi dan gestur yang begitu mantap.

pasang iklan_rev3

Mahira: Berbekal Pengalaman Juara dan Lagu Menyentuh Hati

​Bagi Mahira Azkia Firdausi Nuzulia (10), riuk tepuk tangan penonton di jalan raya bukan lagi hal yang membuatnya canggung. Murid kelas 5 MI Raden Fatah Selorejo, Kecamatan Ringinrejo ini sudah terbiasa dengan atmosfer kompetisi. Sebelum unjuk kebolehan di parade perayaan HUT ke-81 RI ini, ia dan timnya pernah menyabet gelar Juara Umum Lomba Unjuk Gelar (LUG) di Kanigoro.

​Untuk menyuguhkan penampilan terbaik di tingkat kabupaten, Mahira dan timnya melakoni latihan rutin dua kali seminggu. Dalam parade kali ini, kontingennya membawakan dua tembang bertema kasih sayang, yakni Bunda dan Kasih Ibu.

​”Persiapannya banyak latihan dan belajar. Alhamdulillah tidak ada kesulitan sama sekali. Harapannya semoga sekolah kami semakin maju dan sukses,” ujar Mahira polos dengan senyum mengembang.

Vanessa: Tampil Energik Memimpin Kontingen Nurisanda

​Tak kalah memukau, Vanessa Safiya Aurora tampil energik memimpin kontingen drumband Nurisanda dari MI Baitul Hikmah. Berdiri tegak di barisan depan, Vanessa memperagakan gerak komando yang presisi di hadapan para juri dan warga yang memadati pinggir jalan.

​Untuk tampil prima menempuh rute dari Kantor Pemkab Kediri hingga kawasan Dinas Perhubungan, Vanessa dan timnya menjalani latihan intensif selama satu bulan, termasuk gemblengan fisik dan mental.

​”Persiapannya latihan fisik, mental, dan yang paling penting melatih rasa percaya diri. Kami membawakan tiga lagu: Bunga Berguna, Stecu-Stecu, dan DJ Trompet,” tutur Vanessa. Bagi Vanessa, keikutsertaannya dalam ajang ini menjadi ruang belajar yang berharga untuk menambah wawasan serta pengalaman.

Wadah Penempaan Karakter Generasi Muda

​Aksi memikat Mahira dan Vanessa menjadi cerminan nyata dari tujuan besar yang diusung Kementerian Agama Kabupaten Kediri melalui Kepala Kantor Kemenag, H. Achmad Fa’iz, S.Ag., M.HI. Menurutnya, drumband bukan sekadar seni musik, melainkan media efektif untuk menempa kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, dan mental pantang menyerah sejak dini.

​Semangat dan ketekunan yang ditunjukkan para Gita Patih cilik ini membuktikan bahwa anak-anak madrasah di Kabupaten Kediri tidak hanya unggul dalam bidang akademis dan keagamaan, tetapi juga siap bersinar di panggung seni dan budaya. (das) 

No More Posts Available.

No more pages to load.