Kiai, Santri dan Alumni Ponpes Al Harun Deklarasi Dukung Mas Dhito – Mbak Dewi.

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Dukungan dari Pondok Pesantren Kembali mengalir ke Paslon tunggal di Pilkada Kabupaten Kediri, kali ini dari tokoh – tokoh agama  di 3 Kecamatan Grogol, Tarikan dan Banyakan, mereka mendeklarasikan dukungan penuh kepada calon Bupati Hanindhito Himawan Pramono – Dewi Mariya Ulfa, hari Jum’at (27/11) di Ponpes Al Harun  Desa Grogol Kecamatan Grogol Kediri.

KH. Abdul Qodir Junaidi atau yang biasa dipanggil Gus Jajun pengasuh Ponpes Al Harun mengatakan Program Mas Dhito sangat bagus terutama untuk pesantren saya salut sekali.

“Maaf ya ini programnya tidak sama seperti Bupati kemarin, kelihatannya ini fokus ke pondok nya lebih banyak prosentasenya lebih banyak ke pondok,”ujarnya.

pasang iklan_rev3

Lebih lanjut Gus Jajun mengatakan ada 3 program yang ditawarkan tadi, cuman yang paling menjadi pokok itu biasanya adalah Bisyaroh untuk Guru Madin dan Guru TPQ

“saya yakin pondok-pondok akan selangkah lebih maju daripada kepemimpinan yang sebelumnya,” harapnya.

Sementara Mas Dhito mengatakan saya sangat mengapresiasi dukungan dari tokoh agama atau alim ulama yang ada di Kabupaten Kediri. kedepannya Kabupaten Kediri ini tidak bisa dipisahkan antara pemerintah Kabupaten Kediri ini dengan pondok pondok pesantren yang ada di Kabupaten Kediri.

Lebih lanjut Mas Dhito mengatakan nantinya Pemerintah Kabupaten Kediri tetap membutuhkan pondok pesantren dan pondok pesantren pun juga akan membutuhkan Pemerintah Kabupaten Kediri jadi harus saling simbiosis mutualisme.

Keterkaitan dengan potensi dampak sosial yang timbul dari adanya Bandara Kediri, Mas Dhito menerangkan, supaya dampak sosial dengan adanya bandara ini tidak terlalu terasa secara signifikan maka yang bisa membentengi ini adalah para pondok pesantren.

“Jadi dengan adanya bandara itu pasti nanti akan ada pengaruh dari budaya barat dari luar, maka ini supaya untuk menjaga dampak sosialnya yaitu dengan menyeimbangkan dengan berhubungan baik dengan pondok pesantren dan menerima masukan dari para kiai, para masyayih, para gawagis, para habaib dan lain-lain,” ujarnya

Mengenai program untuk ponpes di Kabupaten Kediri, Mas Dhito menjelaskan, akan ada pelatihan dan pendampingan kepada para santri terutama di empat sektor yang paling utama atau prioritas yaitu pertama adalah peternakan, pertanian yang ketiga pariwisata yang ke empat UMKM.

“Saya tidak mau melebar ke sektor-sektor yang lain, empat sektor itu dulu yang nantinya akan kita berikan pelatihan dan pendampingan kepada santri yang ingin berwirausaha, karena supaya tidak menutup kemungkinan jika ada santri yang ingin berwirausaha,” jelas Mas Dhito.

“Saya mendengar selama ini kemungkinannya (santri berwirausaha) cukup kecil jadi supaya memperbesar kemungkinan tersebut kita berikan program pesantren preneurship,” imbuhnya.

Perlu diketahui beberapa program Mas Dhito untuk ponpes di Kabupaten Kediri, apabila nantinya berhasil menjabat sebagai Bupati Kediri.

Diantaranya, insentif (Bisyaroh) untuk guru ngaji dan guru madin, pesantrenpreunership serta bantuan hibah operasional ponpes.(das)

No More Posts Available.

No more pages to load.