Kepepet Butuh Uang Untuk Kondangan, Pemuda Ini Nekat Rampas HP Pelajar

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49277977876_72b16eedce_b.jpg

Banyuwangi, ArahJatim.com – Seorang pemuda warga Desa Kepundungan, Kecamatan Srono digelandang polisi menuju ruang penyidik Polsek Cluring, Banyuwangi, Kamis (26/12/2019) siang. Nur Asrori (25) nama pemuda tersebut, harus berurusan dengan polisi  lantaran terlibat kasus pencurian dengan pemberatan. Ia ditangkap polisi di rumahnya karena merampas dua unit handphone (telepon genggam) milik dua orang pelajar putri di tepi sawah.

Kasus perampasan disertai pemberatan ini terungkap setelah salah seorang korban berinisial NM, melaporkan musibah yang menimpa dirinya dan temannya kepada polisi. Kasus perampasan terjadi pada hari Jumat 20 Desember lalu. Dari keterangan korban, aksi perampasan bermula saat ia dan temannya berada di tepi sawah Desa Sraten, Kecamatan Cluring untuk berselfie ria dengan latar belakang persawahan.

Saat sedang asyik berswafoto di tepi sawah, pelaku tiba-tiba datang dan langsung menodongkan pisau ke salah satu tubuh korban. Melihat korbannya ketakutan, pelaku langsung merampas handphone milik kedua korban lalu kabur dengan sepeda motor.

Di ruang penyidik, pelaku mengakui perbuatannya nekat merampas handphone karena sedang butuh uang untuk kondangan. Namun belum sempat handphone tersebut dijual, pelaku keburu diringkus polisi.

“Saya melakukan sendirian, kejadiannya sekitar jam 11 siang. Saya nekat karena butuh uang untuk mbecek (kondangan). HP belum sempat saya jual, sudah keduluan ditangkap,” aku Nur Asrosi kepada penyidik Polsek Cluring.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa dua unit handphone senilai Rp 3 juta dan sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menakut-nakuti korbannya. Sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya juga turut diamankan sebagai barang bukti.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 ayat (1) KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara sembilan tahun penjara.

“Pelaku berhasil kita ringkus setelah handphone korban kita lacak. Motifnya karena masalah ekonomi dari pelaku makanya dia nekat merampas HP korban. Atas kasus ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk hati-hati saat menggunakan telepon genggam di tempat umum agar tidak menjadi sasaran pelaku kejahatan,” terang Kapolsek Cluring, Iptu Bejo Madrias melalui Kanit Reskrim, Ipda Edi Jaka. (ful)