JAPAS Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Tersangka Mati di Tambaksari Hingga Kesejahteraan Kedua Anaknya

oleh -
oleh

Surabaya, ArahJatim.com – Sejumlah pihak terus mendesak pihak kepolisian untuk terus mengusut kematian tersangka kasus pencurian beberapa hari silam di Polsek Tambaksari, diantaranya Jaringan Pemuda Surabaya (Japas) yang meminta agar Bidpropam Polda Jawa Timur serius menangani kasus tersebut.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Muh Soleh, koordinator Japas di depan Polda Jatim pada Jumat (9/9). Selain menuntut agar kasus itu segera diselesaikan, ia mendesak agar dalam kasus itu tak ditutup-tutupi.

“Laporan (kepada Hari) dagelan semata. Di tubuh polri jangan ada yang ditutupi,” katanya.

pasang iklan_rev3

Ia juga menambahkan, penetapan tersangka kepada Hari yang cepat membuat indikasi jika kasus pencurian yang dilaporkan oleh JM terlalu dipaksakan.

“Yang ditersangkakan dengan cepat. Ini mengindikasikan ada pesanan dari pelapor,” imbuhnya.

Saat ini, Japas sedang mengupayakan agar dua anak yang ditinggalkan Hari mendapatkan jaminan pendidikan dan kesejahteraan, mengingat Hari adalah tulang punggung keluarganya.

Disinggung terkait uang santunan yang diberikan oleh pihak kepolisian dan JM kepada keluarga Hari, Sholeh mengatakan jika uang tersebut tidak cukup.

“Ada anak yatim yang ditinggalkan oleh almarhum Hari. Bagaimana santunan untuk anak korban. Uang ganti rugi hanya 10 juta . Ini tidak cukup,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.