Blitar, ArahJatim.com – Bupati Blitar Drs H Rijanto menghadiri puncak Festival Kali Bersih Tahun 2019 yang diadakan di Lapangan Tawangrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. Turut hadir Forkopimda Kabupaten Blitar, TP PKK Kabupaten Blitar, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD Kabupaten Blitar, Camat se-Kabupaten Blitar, Perum Jasa Tirta, PLJB, Kepala Desa Tawangrejo, Ketua Pokmaswas Fajar Bengawan dan Sahabat Penggiat Lingkungan serta Pecinta Alam.
H. Rijanto dalam sambutannya menyebutkan istilah Balistik (Gerakan Kabupaten Blitar Libas Sampah Plastik) untuk gerakan bersama mengurangi sampah plastik di Kabupaten Blitar. Pihaknya juga menghimbau agar masyarakat juga menjaga sumber mata air, karena air adalah sumber kehidupan dan bumi merupakan tempat tinggalnya.
Baca juga : Libatkan Mahasiswa, Pemkot Surabaya Percantik Kawasan Kenjeran Dan Bulak
“Saya menghimbau kepada semua masyarakat untuk menjalankan dengan sungguh-sungguh surat edaran yang telah dikeluarkannya, yakni tentang pengurangan kantong plastik dan sedotan. Himbauan tersebut sebagai upaya percepatan pengendalian dan pengurangan sampah plastik yang ditujukan kepada pemilik toko modern, pasar tradisional, restoran, cafe maupun masyarakat Kabupaten Blitar.” papar Drs Rijanto.

Selain ditujukan kepada kepada masyarakat, Bupati Blitar juga menginstruksikan kepada seluruh ASN dan karyawan-karyawati Pemkab Blitar tentang pengurangan sampah plastik dan pengelolaan sampah rumah tangga.
“Pada hari ini kita tunjukkan keseriusan kita melibas sampah plastik dengan tidak menyediakan air mineral dalam kemasan,” ungkap H. Rijanto.
Baca juga : Yuk Kelola Sampah Untuk Hidup Lebih Bersih, Sehat dan Bernilai
Pasalnya sampah plastik menjadi permasalahan utama pada lingkungan yakni sulitnya terurai secara alami. Diperkirakan, dibutuhkan waktu sekitar 500 sampai 1.000 tahun agar plastik bisa terurai di alam. Untuk itu Pemkab Blitar sangat serius dalam menangani hal ini.
Usai sambutan, Bupati Blitar bergeser ke Sungai Brantas wisata Konservasi Badher Bank untuk melakukan penanaman pohon di pinggir sungai dan penaburan benih ikan. Menurutnya sungai memiliki fungsi penting sebagai sumber kehidupan. Sehingga kewajiban menjaga dan merawat sungai harus ditindak lanjuti dengan aksi nyata.

”Kita bersama-sama bebaskan sungai dari sampah dan jangan jadikan sungai sebagai saluran limbah. Saya Apresiasi setinggi-tingginya untuk Pokmaswas Fajar Bengawan Desa Tawangrejo yang telah berhasil menggugah kesadaran masyarakat akan fungsi sungai dengan hadirnya kawasan konservasi Badher Bank yang mana selanjutnya berkembang menjadi kawasan ekowisata,” tuturnya.
H. Rijanto juga menekankan seluruh masyarakat Kabupaten Blitar untuk mengelola sampah di wilayahnya dengan benar, membuat bank sampah disetiap dusun, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan membawa tempat minum isi ulang dan memilah sampah di rumah tinggal masing-masing.
Baca juga : Ratusan Relawan Dan Pendaki Gunung Ijen Lakukan Aksi Ini
Dalam peringatan Hari Air se-Dunia dan Hari Bumi, Bupati Blitar Drs H Rijanto MM menginstruksikan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) serta karyawan di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar untuk diet plastik sekali pakai dibuang.
“Karena plastik tidak bisa hancur selama 80 tahun, ini bahaya sekali,” pungkas Rijanto.(adv.hms.mua)










