Nganjuk, ArahJatim.com – Sepakbola menjadi salah satu cabang olahraga yang populer di masyarakat. Minat menjadi pemain sepakbola di kalangan anak muda milenial saat ini cukup besar. Tentu, tingginya minat anak muda milenial ini harus diimbangi dengan tersedianya sarana dan prasarana serta ilmu pengetahuan keolahragaan yang mumpuni dan profesional.
Tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Pasca Sarjana S2 Ilmu Keolahragaan turut ambil bagian dalam mengembangkan sepakbola di tanah air. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UNESA kali ini mengadakan pelatihan materi sepakbola kepada guru pendidikan jasmani dan olahraga tingkat SLTP di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, Sabtu (23/10).
“Kami memang sangat perhatian untuk mengembangkan olahraga khususnya sepakbola di tanah air, dan kali ini kami mulai di kabupaten Nganjuk,” kata ketua tim DR. Achmad Widodo, M.Kes
Pelatihan diadakan di SMP Negeri 1 Nganjuk diikuti 20 peserta guru penjasorkesrek dan 50 pemain sepak bola usia SLTP.
Kehadiran tim pengabdian kepada masyarakat UNESA ini disambut baik pihak sekolah dan siswa pemain sepakbola. Mereka tidak hanya dilatih teknik bermain sepakbola yang baik namun juga belajar sepakbola dalam kontek pendidikan jasmani, olahraga, kesehatan dan rekreasi (penjasorkesrek).
Tim dari UNESA juga memberikan materi tes dan pengukuran keolahragaan, evaluasi pembelajaran Cabor sepakbola Untuk tingkat SLTP serta praktek lapangan tes dan pengukuran Keterampilan teknik sepakbola.
“Tujuan pelatihan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pembekalan buat para guru untuk mengajar dan melatih sepak bola berdasarkan IPTEKOR (ilmu pengetahuan dan teknologo olahraga) khususnya di Kabupaten Nganjuk,” kata Widodo, mantan pelatih sepakbola persebaya.

Ditambahkan Widodo, pelatihan ini salah satu terobosan untuk mengembangkan sepak bola sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3/019 tentang percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. (das)












