Lumajang, ArahJatim.com – Dalam rangka memeriahkan Ramadhan Takmir Masjid Agung Anas Mahfud Lumajang menggelar Festival Musik Patrol pada Sabtu malam (18/05/2019). Festival musik tradisional berpawai keliling kota tersebut diikuti oleh puluhan group remaja dari Kabupaten Lumajang.
Festival Musik Patrol dibuka langsung oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq. Kegiatan tersebut sudah kali ke sembilan belas dilaksanakan menampilkan krativitas para seniman memainkan alat musik tradisional kentongan ukuran besar atau warga lokal memyebutnya dangling. Alat musik tersebut berasal dari bambu dan kayu.
“Ini adalah tahun ke 19 pesertanya ada 27 group karang taruna dan umum, varian lebih banyak konsentrasi pada harmonisasi suara dan dekorasi yang luar biasa. Mereka lebih kreatif, kendaraannya lebih besar dan alat dan tehnik mereka lebih bagus”, kata Ahmad Salakhudin, panitia Festival Musik Patrol.
Para peserta tidak hanya dari kalangan dewasa, sejumlah peserta anak anak ikut juga dalam festival tersebut. Mereka unjuk kebolehan menampilkan karya terbaik setelah sebelumnya giat berlatih. Musik dangling merupakan alat membangunkan warga saat bersahur dengan berpatroli. Selain untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan, festival ini juga sebagai sarana hiburan bagi warga Lumajang. Warga menyaksikan aksi group musik tradisional sekabupaten Lumajang.
Baca Juga :
- Dengan Musik “Gedhokan”, Kartini Tua Ini Tetap Setia Hibur Wisatawan
- Festival Patrol Meriahkan Malam Ramadan Di Banyuwangi
- Cari Bibit Unggul, Pemkab Lumajang Gelar Kontes Durian Semeru
“Nonton kebetulan rumah dekat sini, seru aja sih alunan musiknya bahkan ada yang sambil goyang juga, rame, disini sama ibu dan ponakan”, kata Dewi, salah satu penonton.
Para peserta festival akan dinilai oleh dewan juri, penilaianya mulai dari kekompakan memainkan alat musik, harmonisasi suara musik hingga kreativitas menghias kendaraannya. Bagi peserta yang dinyatakan sebagai pemenang akan mendapatkan hadiah berupa tropy dengan uang tunai jutaan rupiah. (rokhmad)











