Banyuwangi, ArahJatim.com – Hingga hari ketiga, pencarian dua korban hilang ditelan ombak di Pantai Trianggulasi, kawasan Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, masih terus berlanjut. Gelombang tinggi di kawasan laut selatan tidak menyurutkan niat Tim SAR gabungan untuk melakukan penyisiran di laut maupun di darat.
Penyisiran di laut dilakukan oleh tim menggunakan perahu karet dan speed boat milik Taman Nasional Alas Purwo. Sedangkan nelayan setempat juga ikut melakukan penyisiran menggunakan perahu untuk menemukan tubuh dua korban yang masih dinyatakan hilang.
Sementara tim lain juga ikut serta diterjunkan bersama masyarakat setempat melakukan penyisiran di sepanjang pantai selatan Banyuwangi. Pihak keluarga maupun tetangga kedua korban yang bernama Sulton dan Desta warga Kecamatan Tegaldlimo juga masih berada di kawasan Pantai Trianggulasi. Mereka berharap kedua korban segera ditemukan oleh Tim SAR yang mencarinya.
Baca juga:
- Tiga Bocah SMP Hilang Terseret Ombak.
- Satu Bocah Tenggelam Ditemukan Dalam Kondisi Tewas.
- Dua Bocah Tewas Tenggelam Di Dam Pedotan Bangorejo.
Di kawasan tersebut ada beberapa pusaran air laut yang dapat menyedot benda di atasnya ke dasar laut. Hingga Rabu (11/12/2019) siang, proses pencarian kedua korban masih belum membuahkan hasil.
“Untuk pencarian pada hari ini, Tim SAR gabungan masih belum menemukan dua korban atas nama Sulton dan Desta yang hilang. Pencarian di laut maupun di darat menyisiri pantai akan terus kami lakukan. Mudah-mudahan kedua korban cepat ketemu,” kata Rizky Buana Putro, Kepala Pos Basarnas Banyuwangi.
Seperti diberitakan, tiga dari empat bocah SMP asal Kecamatan Tegaldlimo dikabarkan hilang ditelan ombak saat berenang di laut Minggu (8/12) sore. Satu korban bernama Redi warga Desa Kedungasri berhasil ditemukan Tim SAR pada Senin siang tak jauh dari lokasi di mana mereka di hantam ombak dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sementara dua korban lainnya, Sulton dan Desta hingga kini belum juga ditemukan. (ful)










