Dinkes Kabupaten Kediri Imbau Rumah Sakit Waspadai Virus Corona

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/49458722927_b8917d73ca_b.jpg
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Bambang Triyono Putro. (Foto: arahjatim.com/das)

Kediri, ArahJatim.com – Virus Pneumonia dari Wuhan Tiongkok atau yang biasa disebut Virus Corona, sepekan terakhir menjadi bahan perbincangan serius di kalangan internasional. Seluruh dunia tengah berusaha membentengi diri agar negaranya tidak terpapar virus yang sangat mematikan tersebut.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan melakukan upaya pencegahan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr Bambang Triyono Putro menjelaskan, pihak dinas melakukan imbauan langsung kepada seluruh rumah sakit umum dan swasta di Kediri untuk melaporkan jika ada tanda-tanda virus tersebut.

pasang iklan_rev3

“Rumah sakit pemerintah atau swasta sudah diimbau untuk melakukan surveilans secara ketat terhadap kunjungan kasus batuk dan demam yang disertai sesak napas. Apalagi jika didukung dengan riwayat kunjungan ke Tiongkok,” ujarnya.

Bambang juga mengatakan, setiap rumah sakit yang menampung pasien terduga corona diwajibkan untuk melakukan isolasi, dan segera melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.

Tak hanya rumah sakit saja, pemerintah juga mengimbau kepada puskesmas, puskesdes dan klinik kesehatan faskes 1 untuk melakukan tindakan pelaporan jika ada laporan terkait kasus tersebut.

“Sosialisasi lintas sektor terkait dan masyarakat tentang penyakit tersebut juga mulai kami galakkan,” katanya.

Bambang juga menyebut, upaya awal sementara untuk menghindarkan diri dari penyakit ini yakni dengan cara membiasakan hidup sehat mulai dari sekarang. Menurutnya usaha kecil seperti mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dapat menghindarkan penularan penyakit tersebut.

“Selain cuci tangan, makan dengan pola sehat seperti makan sayur dan kebutuhan protein juga perlu sekali dilakukan agar tubuh senantiasa sehat dan kebal terhadap virus yang datang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bambang mengimbau kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan terdekat apabila mendapati gejala seperti demam, batuk disertai sesak napas khususnya jika ada riwayat kunjungan ke negara terkait 14 hari sebelum timbul gejala.

“Pemeriksaan akan penting membantu kita untuk upaya pendataan, pencegahan penyakit corona,” pungkasnya. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.