Kediri, ArahJatim.com – Ratusan pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari Kabupaten dan Kota Kediri mengikuti Diklat Kaderisasi yang digelar di Aula PAC LDII Bangkok pada Jumat (15/8). Acara ini bertujuan untuk membekali para pemuda dengan keilmuan agama dan keterampilan praktis, mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan yang profesional dan religius.
Ketua Pemuda LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menekankan pentingnya pemahaman agama yang kokoh bagi para pemuda. “Di era akhir zaman ini, kita perlu memiliki iman yang kuat agar tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda LDII yang unggul secara mental, spiritual, dan sosial, yang nantinya akan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
Mengusung “Mewujudkan Generasi LDII Profesional Religius, Berkarakter Luhur Menuju Indonesia Emas 2045”, acara yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan berbagai kegiatan. Menurut Ketua Panitia, Moch. Huda Mei Setio, hari pertama diisi dengan diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk membahas program dan solusi dalam meningkatkan peran pemuda LDII.
Pada hari kedua, para peserta diajak mengikuti jalan santai dan outbond. Melalui permainan dalam outbond, mereka belajar pentingnya kerja sama, komunikasi, dan kekompakan.
”Tujuan utama diklat ini adalah menyiapkan pemuda LDII yang memiliki daya juang tinggi, berkarakter luhur, profesional sesuai bidangnya, sekaligus tetap religius,” jelas Huda. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjamin keberlanjutan estafet kepemimpinan di LDII.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan menjadi MC (Master of Ceremony) oleh Moch. Zainul Arifin. Ia menekankan bahwa seorang MC tidak hanya sebatas pembawa acara, tetapi juga “wajah dari sebuah kegiatan”. Melalui pelatihan ini, para pemuda dibekali keterampilan untuk berbicara di depan umum, memastikan mereka dapat membawakan acara dengan baik dan profesional. (das)












