Tulungagung, ArahJatim.com – Banyaknya tuntutan masyarakat terkait pembangunan yang dilakukan di wilayah Kabupaten Tulungagung, DPRD merasa menjadi bagian yang sering dikritik rakyatnya dengan hasil yang kurang maksimal.
Hal itu tergambar dari ungkapan wakil ketua DPRD Tulungagung, saat dimintai komentarnya secara kelembagaan, yang menaunginya, Jumat 15/4/2022, melalui seluler nya.
Sempat dalam forum resmi, pihak DPRD mengingatkan pemerintah daerah, untuk melakukan pembangunan secara serius.
Adib Makarim, politisi PKB saat sidang paripurna menyampikan secara kelembagaan , pihaknya meminta pemerintah daerah serius dengan harapan masyarakat.
Menurut Adib, sesuai dengan UU Nomor 32 Tahun 2014 bahwa pemerintah legilatif dalam hal ini anggota DPRD termasuk penyelenggara negara, maka dari itu dirinya meminta kepada pemerintah eksekutif untuk memperhatikan rekomendasi dari DPRD yang telah disampaikan dalam sidang paripurna.
” Selama ini rekomendasi yang disampaikan hanya didengar tetapi tidak direalisasikan, dan ini sangat diharapkan masyarakat,terutama infrastruktur yang rusak. Oleh karena itu kami ingatkan sekali lagi, karena nantinya musim pemilu 2024 ini, masyarakat, infrastruktur dan semuanya baik, Bupati bisa istiqamah,” ungkap ADIB
Sementara, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengakui, terkait infrastruktur jalan rusak yang disampaikan oleh para anggota DPRD memang benar adanya. Menurutnya, jalan yang rusak itu, pada umumnya adalah jalan-jalan yang posisinya belum ada saluran airnya seperti ruas jalan Desa Panjer ke barat, Desa Junjung ke barat dan untuk Jalan Provinsi seperti ruas jalan Podorejo ke barat. Pihaknya berjanji akan melakukan yang terbaik bagi masyarakat Tulungagung. (dni)










