Dispendukcapil Banyuwangi Layani Pengurusan Dokumen Secara Online

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49676633751_bd371bd3cf_b.jpg

Banyuwangi, Arahjatim.com – Mengantisipasi penyeberan virus corona yang semakin meluas, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah memberlakukan bekerja di rumah masing-masing bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan di lingkungan pemerintah sejak tanggal 18 Maret lalu. Namun tidak demikian di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi.

Sejumlah ASN dan karyawan tetap bekerja seperti biasa melayani masyarakat yang membutuhkan layanan seperti mengurus akte kelahiran, membuat KTP, maupun dokumen penting lainnya. Namun layanan yang diberikan tidak seperti biasanya. Untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut, petugas membatasi berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Pihak Dispendukcapil juga memberlakukan layanan mengurus dokumen secara online. Dalam sistem online, pemohon cukup memfoto kelengkapan berkas atau persyaratan yang diperlukan dari rumah kemudian dikirim ke petugas melalui nomor call center yang sudah disediakan untuk selanjutnya di proses oleh petugas. Tidak butuh waktu lama, selesai diproses dokumen yang dibutuhkan bisa langsung diserahkan kepada pemohon.

Meski beberapa pemohon masih belum sepenuhnya mengerti dengan pemberlakukan tersebut mereka mengaku sangat senang dan merasa terbantu dengan sistem online.

“Saya baru tahu ini kalau layanan bisa dengan online, katanya karena corona ini. Tapi malah enak begini, kita enggak perlu capek mengantre, cukup kirim data terus dokumen yang kita perlukan jadi, kita tinggal ambil,” kata Hairori, warga yang mengurus KTP.

Selain itu, pemohon yang akan masuk ruang dan akan berinteraksi langsung dengan petugas juga diwajibkan mencuci tangannya terlebih dahulu dengan sabun di tempat yang sudah disiapkan. Tempat duduk di ruang tunggu pemohon yang ada di luar gedung juga diberi jarak satu meter agar pemohon tidak bersentuhan langsung antara satu dengan yang lainnya.

“Untuk meminimalisir kontak langsung dengan penduduk makanya kita berinisitif melakukan pelayanan online bisa dilakukan via WA. Untuk yang datang ke kantor ini hanya untuk yang urgent sifatnya, misalnya untuk mendaftar TNI/ Polri atau untuk keperluan orang sakit. Tempat duduk di ruang tunggu juga kita batasi dengan jarak satu meter untuk mengurangi orang berkumpul dan bersentuhan,” kata Kepala Dispepndukcapil Juang Pribadi melalui, Kasi Identitas Dispendukcapil Banyuwangi, Eva Zulfiyah Manshur, Kamis (19/3/2020) siang kepada Arahjatim.com.

Pemerintah meminta kepada ASN yang tetap masuk kantor agar supaya mematuhi protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 dengan selalu menjaga kesehatan diri serta mengurangi berinteraksi langsung dengan masyarakat. Sementara ASN yang bekerja di luar kantor wajib mengaktifkan alat komunikasi untuk mempermudah dalam berkoordinasi agar layanan masyarakat tidak terganggu. (ful)