Pamekasan, Arahjatim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, gelar Pawai Kemerdekaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT). Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 selama dua hari berturut-turut, setelah tujuh tahun tidak. Selasa(12/08/2025).
Karnaval untuk tingkat sekolah dasar dan yang sederajat, di laksanakan pada hari senin tanggal 11 dan untuk SMP dan SMA sederajat di laksanakan pada hari selasa tanggal 12 agustus. Langsung oleh Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman, di depan Pendopo Budaya Wakil Bupati dan finish di depan SMAN 2 Pamekasan.
Turut dihadiri oleh Forum Pimpinan Daerah(Forpimda), Ketua FPRD Pamekasan, Sekdakab Pamekasan, Organisasi Pimpinan Daerah(OPD), Pimpinan Bank Jatim, undangan VVIP dan Camat se-Pamekasan.
“Alhamdulillah, kita hari ini kita semua bisa hadir untuk menyaksikan acara pelepasan karnaval tingkat SD/MI, SMP dan SMA sederajat dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari ulang tahun yang ke 80 kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 dalam keadaan sehat wal afiat dan sekaligus dapat bersilahturrahmi,” tegas Bupati dalam sambutannya.
“Pawai karnaval itu sebagai salah satu fasilitasi bagi siswa tingkat dasar menampilkan keberagaman budaya Indonesia. Melalui peragaan ini siswa dapat mengetahui keberagaman adat budaya Nusantara. Ini adalah momen penting untuk merefleksikan iktikad, semangat keinginan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan serta menjunjung nilai-nilai perjuangan 1945 dalam bentuk aktraksi keragaman budaya, program, dan hasil pembangunan Pamekasan tercinta guna mendukung cita-cita proklamasi yaitu keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tegasnya.
“Aneka penampilan dari setiap etnis yang ada di belahan Indonesia menyadarkan akan keberagaman. Perbedaan suku, budaya, agama, bahasa, dan potensi di masing-masing gugusan pulau, tetapi tetap direkatkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Saya ingin mengajak kepada hadirin untuk mencermati dan menghayati tema hari ulang tahun yang ke 80 RI, yaitu bersatu berdaulat, rakyat sejahtera, Indonesia maju.
Beberapa karakter budaya bangsa di Pamekasan yang menjadi acuan, yaitu religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Karakter ini harus dapat dijiwai oleh setiap peserta karnaval, dan masyarakat Pamekasan secara umum untuk mendukung suksesnya kegiatan ini, saya berharap kepada semua pihak agar bisa mendukung ketentuan-ketentuan yang ada, utamanya dalam membantu ketertiban, dan keamanan para peserta,” pungkasnya.(Ndra).










