BMKG: Potensi Hujan Lebat Diprediksi Hingga Sepekan ke Depan

oleh -
https://live.staticflickr.com/65535/49313453768_5d8197c5f8_b.jpg
Akibat hujan lebat yang terjadi pada, Rabu (1/1/2020) membuat jalanan di sejumlah wilayah Banyuwangi tergenang air hingga mengganggu pengguna jalan. (Foto: arahjatim.com/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Hujan lebat disertai angin kencang diprediksi akan melanda seluruh wilayah Banyuwangi, dan bahkan Jawa Timur. Akibat hujan lebat yang terjadi pada, Rabu (1/1/2020) membuat jalanan di sejumlah wilayah Banyuwangi tergenang air hingga mengganggu pengguna jalan.

Selain itu, angin kencang yang melanda juga membuat beberapa pohon di tepi jalan raya tumbang. Beruntung musibah tersebut tidak sampai menelan korban jiwa, hanya saja beberapa ruas jalan termasuk jalan Provinsi di Kecamatan Singojuruh macet total hampir tiga jam lamanya akibat pohon melintang di jalan raya.

Baca juga:

Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD dan PLN langsung melakukan pembersihan agar pohon yang melintang tidak mengganggu pengguna jalan. Selain pohon tumbang, hujan lebat yang terjadi juga membuat beberapa jalan protokol di Banyuwangi tergenang air cukup tinggi.

Seperti yang terjadi di Jalan Raya Brawijaya, Kelurahan Kebalenan, Banyuwangi, pengendara sepeda motor yang melintas kesulitan untuk mengendalikan kendaraannya akibat genangan air.

Pihak BMKG Banyuwangi mencatat hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di seluruh wilayah Jawa Timur, dan bahkan di seluruh Indonesia hingga sepekan ke depan. Adanya pergerakan masa uap air dari Laut Cina Selatan dan Samudera Hindia lah yang memicu pertumbuhan awan konvektif berkumpul di wilayah Indonesia.

Angin kencang yang melanda juga membuat sejumlah pohon di tepi jalan raya tumbang. (Foto: arahjatim.com/ful)

“Khusus wilayah Banyuwangi di awal Januari ini merupakan awal musim penghujan. Potensi hujan lebat disertai angin bisa saja terjadi hingga seminggu ke depan. Untuk angin puting beliung yang perlu diwaspadai adalah di wilayah Banyuwangi barat dan selatan atau di wilayah dataran tinggi,” kata Ibnu Haryo, Prakirawan BMKG Banyuwangi, Kamis (2/1/2020).

Dengan berpotensinya cuaca buruk hingga sepekan ke depan, BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai dampak dari cuaca buruk seperti banjir, dan angin puting beliung. Selain itu, BMKG  juga mengimbau kepada masyarakat pesisir khususnya di wilayah Laut Selatan Jawa untuk mewaspadai adanya tinggi gelombang laut yang bisa mencapai 2 – 3 meter.

“Di musim penghujan seperti ini potensi banjir bisa saja terjadi, masyarakat harus memulai kesadarannya untuk menjaga kebersihan, mulai harus membersihkan saluran-saluran air agar tak menimbulkan banjir karena potensi hujan lebat masih terus berlangsung,” pungkas Ibnu Haryo. (ful)