Lumajang, ArahJatim.com – Puluhan relawan konservasi dari berbagai komunitas pemerhati lingkungan kembali melakukan penanaman pohon di bibir Pantai Selatan, Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, Sabtu (2/4/2022).
Penanaman pohon ini sengaja dilakukan di awal bulan menjelang datangnya bulan suci Ramadan, karena aksi penanaman ini sekaligus sebagai upaya mitigasi bencana terutama dari ancaman Gempa Megatrust Jawa.
“Di awal menjelang datangnya bulan suci Ramadan ini. Semoga doa kita melalui pohon yang kita tanam diijabah olehNya, terutama dari potensi gempa pantai selatan atau megatrust,” ungkap A’ak Abdullah Al-Kudus, salah seorang aktivis pemerhati lingkungan.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa aksinya ini sekaligus sebagai bentuk protes dan penolakan terhadap segala bentuk pengrusakan alam, termasuk dari aktivitas penambangan pasir.
“Semoga makin banyak orang yang tergerak untuk melakukan gerakan yang sama, karena Ini darurat dan harus segera dilakukan demi keselamatan kita semua,” tegasnya.
Sedikitnya lebih dari 100 aktivis dan masyarakat terlibat langsung dalam aksi penanaman pohon ini. Mulai dari Laskar Hijau, GUSDURian Peduli hingga Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU).
Rencananya kegiatan yang dimulai sejak Jumat (1/4) kemarin itu akan terus dilanjutkan dengan target lokasi sepanjang pesisir Pantai Selatan Lumajang. (rokhmad)










