
Pamekasan, Arahjatim.com – Suasana khidmat Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, di halaman Kantor Kecamatan Kota Pamekasan mendadak diwarnai aksi menegangkan sekaligus mengharukan.
Seorang staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memberanikan diri memanjat tiang bendera setinggi belasan meter setelah tali pengait mendadak putus di tengah prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih.
Insiden tersebut terjadi saat Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) baru saja membentangkan bendera Merah Putih dan siap menaikkannya diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Tiba-tiba, tali bagian atas terlepas dan terikat gantung di ujung tiang. Sontak, momen tersebut membuat ratusan peserta upacara, mulai dari jajaran instansi kecamatan, tokoh masyarakat, hingga pelajar, terperanjat.
Melihat prosesi sakral terancam terhenti, Moh. Syaifullah salah satu staf PPPK Kecamatan Kota Pamekasan, secara refleks melangkah keluar dari barisan. Tanpa ragu dan tanpa perlengkapan pengaman, ia langsung memanjat tiang besi yang licin tersebut hingga mencapai puncak untuk mengambil ujung tali yang terputus.
Aksi berani Moh. Syaifullah tersebut diwarnai tepuk tangan riuh dan gema takbir serta teriakan semangat dari peserta upacara yang menyaksikan dari bawah. Setelah berhasil meraih tali dan membawanya turun dan langsung menyerahkan ujung tali kepada petugas Paskibra.
Prosesi pengibaran bendera pun dapat dilanjutkan hingga Sang Merah Putih berkibar gagah di angkasa.
Sekretaris Camat, Moh.Djufri Efendi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian dan kesigapan salah satu staf tersebut.
“Karena tindakan spontan Moh. Syaifullah merupakan cermin nyata dari jiwa patriotisme dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap cita-cita kemerdekaan,” tegasnya.
“Kami atas nama pemerintah Kecamatan Pamekasan dan Polsek Kota memberikan penghargaan khusus kepada yang bersangkutan. (Ndra).












