Linda Ungkap Fakta Pernikahannya dengan Bos Minyak Kayu Putih

oleh
oleh

Surabaya, ArahJatim.com – Saat sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa, yang digelar pada Kamis (9/12), Linda Leo Darmosuwito menceritakan banyak hal yang selama ini tak diketahui.

Mantan istri Bos Minyak Kayu Putih itu membuka cerita bahwasanya ia menjadi korban dalam kasus tersebut. Sang suami, Sugianto Setiono sebenarnya mengetahui jika Linda sudah memiliki anak.

Dulu saat dekat dengan Sugianto dan hendak melangsungkan pernikahan, ia hanya diminta Sugianto untuk menyerahkan beberapa berkas seperti KTP, kartu keluarga (KK), dan foto.

pasang iklan_rev3

Linda pun menolak Berita Acara Penyelidikan (BAP) poin nomor lima yang berisi pernyataan Linda belum menikah.

“Di manapun, saya selalu mengaku sebagai seorang janda. Memiliki anak satu. Kalau saya niat hilangkan status itu, saya pasti akan pergi jauh dari Malang,” kata Linda yang mengikuti persidangan itu secara online dari Lapas Porong Sidoarjo.

Bahkan, Linda pernah berdebat dengan biro jasa yang mengurus administrasinya itu di Catatan Sipil Malang. Karena kesalahannya itu, membuat dirinya kesulitan mengurus administrasinya sendiri.

“Saya pernah bertengkar dengan biro jasa yang mengurusi pengurusan surat-surat saya. Saya anggap dia tidak becus bekerja. Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa sebab sekarang dia sudah meninggal, tahu-tahu kenapa status saya seperti ini,” tambahnya.

Terkait adanya perubahan namanya dari Endang ke Linda Leo Darmawati, dia menerangkan kalau hal itu dilakukan bukan untuk merubah status. Tapi, atas saran seorang suhu wanita yang dia kenal.

Beda lagi dengan nama anaknya. Dia pernah merubah dari Stevani Alexander menjadi Anggelina Carenza. Perubahan itu di 2008. Dia lakukan karena, putrinya itu sering sakit-sakitan.

Saat kenal dengan Sugianto, Linda memyebut mengenalnya di pesta ulang tahun dirinya dan temannya.

“Saya 8 Agustus dan teman saya 12 Agustus. Tapi acaranya kita buat bersamaan,” terangnya.

Sugianto adalah kerabat teman Linda. Ia hadir dalam acara itu. Waktu kenalan dengan Linda, pria itu mengaku duda. Padahal, saat itu Sugianto masih memiliki istri. Sejak itu, pria itu terus mengejar Linda.

“Saya awalnya menolak-nolak, tapi ia mengejar saya terus. Katanya kalau tidak sama saya dirinya tidak bisa bekerja dengan serius,” bebernya.

Akhirnya keduanya menjalin hubungan berpacaran. Berjalannya hubungan itu, Linda akhirnya hamil. Dia minta untuk dinikahi.

“Sugianto Setiono tidak bisa menikahi saya. Karena dia terikat hubungan pernikahan dengan seorang perempuan bernama Bo Ida Hamidah alias Pau-pau. Setelah saya hamil baru mengetahui kalau Sugianto Setiono sudah mempunyai seorang istri,” lanjutnya.

“Sempat ada alternatif digugurkan. Tapi akhirnya dibatalkan. Karena kita sama-sama takut akan cerita-cerita mistis kalau menggugurkan kandungan,” jelas Linda.

Karena takut jadi pergunjingan akibat hamil tapi tidak bersuami, akhirnya mereka bertiga berembuk. Ketiganya adalah Linda, Sugianto Setiono dan Idah Hamidah alias Pau-Pau. Dari perbincangan itu, mereka sepakat untuk mencari orang yang berpura-pura sebagai ayah dari anak dari hubungan Linda dan Sugianto.

“Ayah pura-pura itu atas persetujuan Sugianto Setiono,” ucapnya. Orang itu tinggal di ruko milik Linda. Sementara Linda tinggal di rumah lainnya di Jalan Candi Trowulan.

Sebenarnya, kalau Anggelia malah sudah dikenalkan ke Sugianto saat mereka masih pacaran. Dia mengenalkan putri tersebut sebagai anak kandungnya dari pernikahannya dengan Hendry Alexander.

“Saat itu Sugianto menerima. Bahkan mengatakan saya seorang pelacur pun ia tetap mencintai saya,” ungkapnya sambil meneteskan air mata.

Dalam sidang, Linda juga membeberkan kalau dirinya melahirkan anak hasil hubungannya dengan Sugianto Setiono secara sesar. Anak itu juga pernah bertanya tentang Hendry.

“Saya menjelaskan kalau itu mantan suami saya,” singkatnya

Dia menegaskan kalau dirinya sebenarnya berasal dari keluarga mampu. Sehingga tudingan yang menyatakan kalau dia mau nikah dengan Sugianto karena harta Bos minyak kayu putih cap Gajah itu salah besar.

“Sejak lulus kuliah di Petra saya langsung bekerja di toko bangunan milik mama saya. Bahkan saat saat saya menikah dengan Sie Hendry Alexander, suami pertama saya itu malah diberi modal mama saya membuka toko bangunan di sebelah,” ungkapnya.

“Bahkan saat saya sudah menikah dengan Sugianto Setiono di tahun 2009, saya tetap digaji oleh mama saya untuk mengurusi toko bangunan,” tambahnya lagi.

Sementara, terkait perceraiannya dengan Sugianto, dia mengetahui empat bulan perceraian itu dilakukan.

“Saya diceraikan diam-diam oleh Sugianto. Beberapa bulan kemudian baru saya mengetahuinya. Dari kejadian itu saya dan penasihat hukum melaporkan Sugianto Setiono. Nah uang Rp 10 miliar itu bukan harta gono-goni. Tapi perdamaian di Polrestabes Surabaya. Uang itu tidak ada sangkut pautnya dengan harta gono-gini,” ucapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.