Gandeng LinkAja, Banyuwangi Dorong Transaksi Keuangan Nontunai Daerah

oleh -
oleh
https://live.staticflickr.com/65535/48809015182_a0f03fc6df_b.jpg
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Direktur Operasi LinkAja Haryati Lawidjaya, saat penandatanganan kerja sama (MoU) usai penutupan Tour De Banyuwangi Ijen (TdBI) di kawasan Gunung Ijen Banyuwangi, Sabtu (28/9/2019). (Foto: arahjatim.com/hmsbwi/ful)

Banyuwangi, ArahJatim.com – Kabupaten Banyuwangi terus mendorong terciptanya ekosistem cashless society di masyarakat. Kali ini Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan Link-Aja, aplikasi layanan keuangan digital besutan BUMN.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Direktur Operasi LinkAja Haryati Lawidjaya, pada momen penutupan Tour De Banyuwangi Ijen (TdBI) di kawasan Gunung Ijen Banyuwangi, Sabtu (28/9/2019).

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, kerja sama dengan LinkAja menjadi bentuk komitmen Banyuwangi untuk mendorong masyarakat menggunakan transaksi nontunai. Agar masyarakat siap dengan perkembangan dunia keuangan yang terus berkembang.

pasang iklan_rev3

“Sekarang sudah banyak tempat yang kebijakan pembayarannya nontunai. Masyarakat harus terbiasa akan hal ini, karena ini sebuah keniscayaan di masa depan,” kata Anas.

Kerja sama ini juga memperbanyak pilihan bagi warga untuk memilih jenis pembayaran elektronik yang akan digunakan. “Kami berharap ini mendorong inklusi keuangan di Banyuwangi, juga mendidik warga untuk melek keuangan,” ujar Anas.

Baca juga:

Ke depan, LinkAja akan diaplikasikan di UMKM daerah juga untuk pembayaran pajak dan retribusi, seperti retribusi pasar, transportasi, parkiran baik di tempat wisata maupun tempat-tempat umum. Juga akan diterapkan di perizinan tertentu seperti Izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kerja sama ini akan mendorong UMKM daerah untuk bertransaksi nontunai, pastinya akan lebih memudahkan dan transaksinya lebih cepat. Nantinya juga akan digunakan pedagang pasar tradisional Banyuwangi. Sehingga kami langsung membiasakan ibu-ibu untuk bertransaksi nontunai,” jelas Anas.

Sementara itu Direktur Operasi LinkAja mengatakan LinkAja tidak ingin melewatkan perkembangan dan kemajuan yang ada di kabupaten ini.

“Kehadiran Linkaja dalam bentuk digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah di lingkungan Kabupaten Banyuwangi merupakan upaya kami untuk turut meningkatkan akses, transparansi dan kemudahan transaksi di Banyuwangi,” ujarnya.

Banyuwangi sendiri menjadi pilot project  kerja sama Link Aja dengan pemerintah daerah.   kerja sama ini sebagai awal komitmen LinkAja dalam melakukan digitalisasi di daerah dan ke depannya.

“LinkAja akan terus berkomitmen untuk melakukan pengembangan digitalisasi di berbagai daerah lain di Indonesia,” pungkas  Haryati. (adv.hmsbwi/ful)

No More Posts Available.

No more pages to load.