Sumenep, ArahJatim.com – Hingga saat ini sejumlah proyek fisik di wilayah Kabupaten Sumenep belum terealisasi, termasuk proyek yang anggarannya di bawah Rp 200 juta atau menggunakan sistem penunjukan langsung (PL). Sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep, Eri Susanto, tertundanya sejumlah proyek fisik tersebut disebabkan adanya perubahan regulasi yang salah satunya berkaitan dengan E-PL.
“Sampai saat ini tidak satupun proyek fisik yang terealisasi. Sebab, ada perubahan regulasi, salah satunya berkaitan dengan E-PL,” kata Eri Susanto, Rabu (15/5).
Selain itu kata dia, juga disebabkan perencanaan yang belum tuntas. Sehingga banyak proyek fisik di Kabupaten Sumenep Madura yang belum juga dilaksanakan.
“Perencanaan proyek masih ada yang belum clear. Namun hanya sebagian saja, tinggal sedikit,” papar Eri Susanto.
Pria yang akrab disapa Erik itu memastikan akan segera merealisasikan proyek tersebut setelah semua dinyatakan selesai sesuai aturan.
“Nanti, setelah lebaran akan kami luncurkan untuk PL,” tegasnya.
Sementara untuk proyek yang harus melalui proses lelang, kata dia saat ini sebagian sudah dilaksanakan lelang di LPSE.
Sebab, proyek besar ini menjadi perhatian dari pihaknya, terutama yang bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus).
“Kalau proses lelang sudah dimulai, ada beberapa paket yang sudah masuk tahap lelang. Sebab, jika terlambat bisa menjadi beban APBD,” pungkas Eri Susanto. (jun)







