Surabaya, ArahJatim.com -Selama perayaan hari raya Idul Fitri 2021 Polrestabes Surabaya melakukan penyekatan demi meminimalisir penyebaran Covid-19.
Penyekatan itu kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Candra telah diperpanjang hingga 31 Mei mendatang.
“Polisi dan dinas terkait memperpanjang pengecekan di 13 pintu titik masuk Kota Pahlawan hingga 31 Mei 2021,” ujar Teddy kepada Arahjatim, Jumat (28/5).
Teddy mengatakan perpanjangan itu dilakukan dengan tujuan mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Bagi pengendara yang tak bisa menunjukkan surat kesehatan atau bebas Covid-19 akan dites usap secara langsung di pos penyekatan.
“Kalau tidak membawa hasil tes swab negatif, tetap akan dilaksanakan usap antigen di lokasi,” jelas dia.
Ia mengatakan, para personel dari pihak kepolisian dan jajaran lainnya akan disiagakan di titik-titik pintu masuk Kota Surabaya.
Apabila ada kendaraan selain plat L dan W maka akan diperiksa.
“Kecuali kalau ada kepentingan mendesak langsung diizinkan melintas. Kami sudah bekerja sama dengan Dinkes Surabaya untuk layanan swab. Kalau ada yang reaktif langsung dibawa ke tempat karantina,” ujar dia.
Pelanggaran Selama Arus Mudik
Arus mudik kali ini meski tengah diterjang pandemi Covid-19 yang berkepanjangan tetap saja masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan anjuran pemerintah agar tidak mudik terlebih dahulu. Terbukti banyak kendaraan dengan plat luar Surabaya yang berusaha memasuki bahkan keluar dari Surabaya.
Dari data yang terlampir per tanggal 18 hingga 24 Mei, pihak kepolisian telah memutarbalikkan 1.466 kendaraan yang berusaha keluar maupun memasuki Kota Surabaya. Dari total tersebut dengan rincian 932 kendaraan roda dua dan 521 kendaraan roda empat. Selebihnya 13 unit mobil barang yang telah ditindak.
“Kalau plat luar Surabaya kami berhentikan dan kami periksa. Jika tidak ada kepentingan maka akan kami putarbalikkan,” kata Teddy.
Alumni Akpol 2002 itu mengaku dengan bertambahnya masa penyekatan yang diberlakukan hingga 31 Mei mendatang, kini pihak kepolisian bersama dinas terkait akan melakukan swab tes secara acak.
“Masih dalam tahap perpanjangan. Kalau masih ada pengendara yang memasuki Surabaya dengan plat luar maka kami akan swab secara random,” imbuhnya.
“Perpanjangan masa penyekatan ini untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 pascalibur lebaran,” ujar Teddy.
Adapun 13 titik pintu masuk Kota Pahlawan yang disekat petugas itu di antaranya, Exit Tol Gunungsari-Gresik, Exit Tol Gunungsari-Malang, SP3 Lakarsantri, dan Exit Tol Masjid Al Akbar.
Selanjutnya, depan Cito Dishub Kota Surabaya, Exit Tol Pasar Karang Pilang, Jalan Rungkut Menanggal, MERR Gunung Anyar, Exit Tol Satelit, Osowilangun, depan PMK SIER, Exit Tol Simo Surabaya dan Terminal Benowo. (aj1)










