Wujudkan Kemandirian Pangan, Mahasiswa KKNT UNP Kediri Gelar Workshop Urban Farming di Pocanan

oleh -
oleh

Kediri, ArahJatim.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Kelompok 15 Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri sukses menyelenggarakan rangkaian program pemberdayaan lingkungan di Kelurahan Pocanan, Kota Kediri. Mengusung tema keberlanjutan, kegiatan ini memadukan workshop urban farming, edukasi pengelolaan sampah, hingga penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

​Rangkaian program ini diawali dengan workshop intensif pada Selasa (27/1/2026) di Balai Kelurahan Pocanan, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi nyata penanaman bersama warga pada Jumat (6/2/2026).

Solusi Lahan Sempit dan Kemandirian Pangan

​Dalam workshop tersebut, menghadirkan narasumber ahli, Bapak Sujiman, seorang praktisi lingkungan kenamaan di Kota Kediri. Ia menekankan bahwa keterbatasan lahan di area perkotaan bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif.

pasang iklan_rev3

​”Urban farming dan pengelolaan sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga membangun kemandirian pangan keluarga. Jika masyarakat konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi kualitas hidup,” ujar Sujiman di hadapan para kader lingkungan dan perangkat kelurahan.

​Sujiman memberikan teknik praktis mengenai:

  • Urban Farming: Cara bercocok tanam di lahan terbatas menggunakan media pot atau hidroponik.
  • Pemilahan Sampah: Edukasi memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari dapur rumah.
  • Komposting: Mengubah sampah organik menjadi pupuk alami yang bermanfaat bagi tanaman.

Aksi Nyata di Gang Sriti: Hijaukan Pekarangan dengan TOGA

​Tak berhenti pada teori, mahasiswa KKNT UNP Kediri bersama warga Gang Sriti melakukan aksi tanam serentak pada Jumat pagi (6/2/2026). Berbagai jenis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) seperti jahe, kunyit, dan serai mulai menghiasi pekarangan rumah warga.

​Ketua Kelompok 15 KKNT UNP Kediri, Egi Dwi Permadi, menjelaskan bahwa pemilihan TOGA bertujuan agar masyarakat memiliki akses kesehatan alami yang mudah dijangkau.

​”Program ini adalah upaya pemberdayaan berbasis edukasi dan praktik langsung. Kami berharap, setelah masa KKN berakhir, warga tetap konsisten melanjutkan kegiatan ini secara mandiri sehingga Pocanan bisa menjadi kelurahan yang lebih hijau dan sehat,” harap Egi.

Membangun Lingkungan yang Berkelanjutan

​Melalui sinergi antara akademisi dan masyarakat, Kelurahan Pocanan diharapkan mampu menjadi role model dalam pengelolaan lingkungan perkotaan. Pemanfaatan lahan secara produktif dan pengolahan sampah yang tepat diharapkan dapat mengurangi volume sampah ke TPA sekaligus meningkatkan ketahanan pangan tingkat rumah tangga.

​Dengan antusiasme warga yang tinggi, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem perkotaan yang sehat, bersih, dan berdaya guna secara ekonomi maupun kesehatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.