Tulungagung, Arahjatim.com – Kebakaran hebat melanda toko grosir gerabah milik Ali Imron di Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa sore,15/01/2024. Tiga gudang dengan dua lantai yang berisi bermacam-macam alat alat rumah tangga yang sebagian besar berbahan plastik itu ludes dilalap api.
Salah satu pekerja di toko itu, Bagus Prima kepada tim liputan Arahjatim.com. mengatakan, api mulai diketahui sekitar pukul 4.30 sore. Saat itu karena toko mulai tutup beberapa pekerja berada dibawah bersiap untuk pulang. Namun tiba tiba ada yang berteriak ada api dilantai 2.
“Beberapa pekerja hendak mengambil air untuk menyiram, tapi karena ruangan itu dilantai dua yang agak tertutup, dan api membesar itu tidak mungkin dilakukan,” urainya.
Api besar dengan asap hitam tebal yang membumbung tinggi dan bisa dilihat jelas dari jarak beberapa kilometer itu mengundang masyarakat untuk melihatnya. Sehingga ratusan warga sekitar desa itu berbondong bondong untuk mengetahuinya secara langsung.
Sementara beberapa orang lain yang datang dilokasi, menyatakan kepada awak media, Hermawan (38) warga Desa Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol mengaku, datang kelokasi itu karena melihat asap membumbung tinggi dikejahuan.
“Karena ada asap hitam tebal dikejahuan, saya penasaran apa yang terbakar kok sampai seperti itu. Ternyata sudah ramai orang melihat,” katanya
Saat tim liputan berada di lokasi, sudah nampak tim kepolisian, TNI, dan pemadam kebakaran juga sudah berada di lokasi.
Ketika digali apa penyebab dari kebakaran tersebut, salah seorang petugas, pihaknya masih konsentrasi melakukan pembasahan lanjutan, dan itu kewenangannya ada pada komandan lapangan, yang pada saat wawancara, juga masih sibuk bergabung dengan tim lain.
” Maaf mas, ini masih konsentrasi pada upaya pembasahan agar tidak terjadi perembetan obyek, kalau soal penyebabnya , nanti akan kami lakukan bersama dengan tim lain, untuk sinkronisasi “,tapi yang jelas, pihak terkait juga masih melakukan upaya mencari penyebab kebakaran ini “, ungkap salah seorang petugas pemadam, yang tidak mau disebutkan namanya .
Sementara pemilik gudang, Ali Imron,masih terlihat shock, dan tidak mampu menjelaskan kronologi kebakan yang terjadi di tempat usahanya tersebut. ( don1 )










