Pasuruan, ArahJatim.com – Bentrokan antar dua kelompok warga pecah di Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin malam (22/12/2025). Insiden ini dipicu persoalan sewa-menyewa mobil yang berujung pada perkelahian massal di jalan desa setempat.
Peristiwa bermula saat rombongan pengusaha mobil sewaan asal Surabaya, yang mengendarai tujuh mobil, menghadang sebuah kendaraan yang melintas. Aksi tersebut memicu kecurigaan warga dan sekelompok pemuda setempat hingga terjadi adu mulut yang berlanjut bentrok fisik.
Akibat kejadian itu, tujuh orang mengalami luka, terdiri dari lima pengemudi mobil dan dua orang yang diduga anggota kelompok warga. Dua di antaranya mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit di Surabaya. Selain korban luka, tujuh mobil dari berbagai merek juga mengalami kerusakan, terutama pada bagian spion dan pintu kendaraan.
Bentrok diduga berawal dari kecurigaan pengusaha mobil sewaan terhadap satu unit mobil miliknya yang disewa seorang warga asal Surabaya. Mobil tersebut diduga berpindah tangan, melewati batas waktu pengembalian, bahkan diketahui telah berganti pelat nomor. Setelah dilacak melalui GPS, kendaraan itu terdeteksi berada di Desa Kalirejo.
Rombongan pengusaha mobil sewa kemudian mendatangi lokasi dan berpapasan dengan mobil yang dicari. Saat berupaya mengambil kembali kendaraan tersebut, terjadi perlawanan yang memicu keributan. Merasa kalah jumlah, pengemudi mobil sewaan menghubungi kelompok pemuda asal desanya. Keributan yang terjadi menjelang tengah malam itu sempat membuat warga sekitar panik karena mengira terjadi aksi perampokan.
“Dari pihak kami tujuh mobil rusak dan lima orang terluka. Ada dua korban luka lain, tapi kami tidak tahu dari pihak mana,” ujar Tirta, salah satu pengusaha mobil sewaan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya bentrok tersebut. Ia mengatakan kedua belah pihak telah saling melapor ke polisi.
“Kami masih menyelidiki kronologi kejadian dan akan menentukan konstruksi perkara melalui gelar perkara. Yang jelas, kedua pihak yang terlibat sudah saling melaporkan,” jelasnya, Selasa siang (23/12/2025).
Sejumlah saksi, termasuk warga yang berada di lokasi saat kejadian, telah dimintai keterangan di Mapolres Pasuruan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (dnde)











