Polres Tulungagung : Tahun 2024 Kasus Lantas Turun 32%, Kapolres Apresiasi Kesadaran Masyarakat

oleh
oleh

Tulungagung, Arahjatim.com – Seiring perkembangan waktu, suasana jalan raya menjadi permasalah yang secara terus menerus menjadi perhatian serius. Hal itulah yang kini terus dilakukan polres Tulungagung, dalam hal ini Satlantas, secara profesional dan konsisten. Dengan pola itu, kejadian kejadian yang terjadi, kasusnya minimal bisa ditekan, walaupun untuk titik nol, adalah keniscayaan.

Dalam catatan Satlantas polres Tulungagung, untuk tahun 2024, ternyata kejadian kejadian yang menyangkut kelalulintasan , mengalami penurunan yang cukup signifikan. Angka penurunanya mencapai tigapuluh dua persen.

Kapolres Tulungagung,AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila, mengatakan hal itu kepada media, termasuk Arahjatim.com. Senen,6/1/2025.

pasang iklan_rev3

” Di tahun 2024 itu selama setahun, itu terjadi 999 kejadian, yang mana korban meninggal dunia 153 orang, luka beratnya nihil, luka ringan 1673 orang . Angka itu di mana kita bandingkan dengan 2023, kita mengalami penurunan sekitar 32% atau sebanyak turun 486 kejadian yang rata-rata selama tahun 2004 “.

Dengan adanya penurunan itu, polisi mengapresiasi, kepada seluruh masyarakat, atas pedulinya dengan keselamatan kelaulintasan, tambah Kasat Lantas, AKP Moh.Taufik Nabila.

Ditambahkan Kasat, hal yang kini perlu dicarikan solusi secara bersama- sama terkait masih banyaknya pelanggar , yang didominasi anak- anak yang masih dibawah umur dan usia usia produktif dalam berlalu lintas. Hal ini perlu pemikiran serius semua faktor. Ada orang tua, lembaga sekolah, tokoh masyarakat, dan APH sendiri.

” Rata-rata selama tahun 2004 ini jumlah pelanggar yang terbanyak di usia produktif 18 tahun ke atas 18 sampai umur 30 tahun,yang jamnya pada pukul 06.00 wib sampai 9.00 wib dan pukul 03.00 sampai pukul 05.00 wib. Adapun itu memang itu jam-jam produktif masyarakat “, tambah Kasat Lantas. ( don1.)

No More Posts Available.

No more pages to load.