PKPI Lakukan Manuver Dalam Kancah Politik

oleh -

Surabaya, ArahJatim.com – Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) kembali berambisi merebut hati masyarakat Indonesia dalam percaturan politik di tanah air.

Hal ini dilakukan dengan memulai Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) DPP PKP Indonesia Jawa Timur, di Quest Hotel, Surabaya beberapa hari yang lalu.

Diaz Hendropriyono selaku Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPN) PKPI dalam sambutannya menegaskan bahwa PKP Indonesia bukan partai terkecil di parlemen, karena total memiliki 151 kursi di DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten.

“Kursi kita banyak.Bahkan banyak daerah yang memiliki suara fraksi utuh semisal Sumut, Bitung, Sulut, Sawah Lunto dan banyak lagi,” ujarnya.

Diaz juga mengapresiasi keberhasilan PKP Indonesia selama Pilkada di Jawa Timur berlangsung. Terdapat 9 kota/kabupaten yang berhasil mendelegasikan kader PKPI.

“Kita juga bangga bahwa kader PKP Indonesia berada di legislatif dan eksekutif itu. Bahkan di Jawa Timur kita menang Pilkada serentak di 9 Kabupaten/Kota, antara lain Lamongan, Kediri, Surabaya, Gresik, Trenggalek, Sumenep, Malang, dan Pacitan,” paparnya.

Diaz juga memberi selamat dan semangat bahwa PKP Indonesia optimis bisa lolos verifikasi faktual oleh KPU pada 2022 mendatang.

“Selamat juga di Jatim yang berhasil membentuk 37 DPK dari 38 Kabupaten / Kota se Jawa Timur. Banyak pengurus PKP Indonesia lama juga masih setia menjadi pengurus dan mengabdi demi bangsa,” imbuhnya.

Sementara itu Daniel Y Lowongan, Ketua DPP PKP Indonesia Jawa Timur, mengatakan bahwa Muspimda merupakan forum komunikasi, konsolidasi dan evaluasi dalam mempersiapkan diri verifikasi faktual pada 2022.

“Harapannya Muspimda menghasilkan keputusan dan menjadi pedoman semua pengurus menghadapi verfak pada 2022,” ujar Daniel.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turut serta dalam acara Muspimda yang dihelat pada beberapa hari yang lalu.

Khofifah berpesan agar PKPI terus melakukan manuver berupa silaturahmi kepada pihak-pihak terkait agar komunikasi tetap terjaga dan keharmonisan tercipta.

“Sejarah panjang sebagai pilar demokrasi untuk menjaganya harus fokus pada action plan yang harus dihitung mundur, dan ini menjadi penting. Jangan lupa silaturahmi dengan KPUD harus dilakukan agar setiap informasi terbaru bisa ditangkap lebih awal,” katanya.

Selain itu, Khofifah juga mengajak kepada seluruh anggota untuk turut serta menjaga kesehatan dengan cara menantang anggota melakukan vaksinasi yang telah disiapkan oleh Pemprov Jatim.

“Ayo saya tantang sekarang saudara. Saya tadi mendengar pernyataan Pak Ketua DPN PKP Indonesia Mas Diaz, sekarang di Jatim saya tantang untuk melakukan vaksinasi,” pungkas Khofifah. (*)