Banyuwangi, Arahjatim.com – Memperingati Hari Anak Universal yang jatuh pada tanggal 20 november, sebanyak 55 siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Cerdas Banyuwangi belajar menanam terumbu karang buatan (coral) di kawasan Pantai Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Rabu (20/11/2019).
Dipandu nelayan setempat, mereka dilatih secara langsung bagaimana menanam bibit karang di laut dengan benar. Mulai dari menata alat transplantasi, meletakkan terumbu karang di laut, hingga teknik khusus mengikat karang agar nantinya mudah berkembang biak secara baik.
Selain itu, dengan didampingi instruktur mereka juga diajak ke tepi laut untuk menenggelamkan bibit terumbu karang yang mereka buat, di dasar laut di kawasan zona perlindungan bersama. Meski baru pertama mencoba membuat transplantasi terumbu karang, para siswa-siswi sangat senang dan antusias mengikutinya.
“Kegiatan praktek langsung seperti ini saya kira sangat bagus bagi anak-anak. Jadi anak-anak lebih tau bagaimana proses dan manfaatnya. Hasilnya juga bisa dilihat langsung di sini. Harapannya dengan kegiatan ini anak-anak lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya ekosistem laut,” kata Rahayu, orang tua siswa.

Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Anak Universal tersebut ditutup dengan pembacaan deklarasi 10 hak anak serentak oleh siswa, guru dan orang tua siswa. usai belajar tentang terumbu karang, mereka diberi bonus bermain di tepi pantai sepuasnya sambil belajar tentang nama-nama ikan yang ada di dasar laut.
“Bertepatan dengan Hari Anak Universal ini kita memang sengaja mengajak anak didik kami untuk lebih mengenal tentang biota laut dan manfaatnya bagi lingkungan. Kita juga membacakan deklarasi tentang Hari Anak Universal di antaranya hak bermain, hak rekreasi, hak identitas dan hak kesehatan,” kata Fatmawati, Kepala PAUD Cerdas Banyuwangi. (ful)











