Lewat Lomba Mewarnai, Pemkab Kediri Dorong Anak TK Cintai Lingkungan

by -
https://live.staticflickr.com/65535/49049813532_b1b20072d6_b.jpg

Kediri, ArahJatim.com – Dalam rangka mengisi peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar Lomba Mewarnai bagi siswa-siswi Taman Kanak-Kanak. Lomba diikuti 160 peserta yang mewakili tiap kecamatan se-Kabupaten Kediri. Kegiatan ini  berlangsung di depan Taman Hijau SLG di bawah rindangnya pohon Ketepeng, Kamis (7/11/2019).

Sesuai dengan tema “Membangun Generasi Milenial Cinta Puspa dan Satwa untuk Indonesia Maju”, para peserta mewarnai gambar binatang yang dilindungi keberadaannya, seperti gajah, jerapah, singa, zebra dan lain-lain.

Ditemui di sela-sela kegiatan ini, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti mengatakan, dengan melibatkan anak-anak, berarti mereka sudah dikenalkan tentang lingkungan hidup sejak dini.

“Dari kegiatan ini, anak-anak kita ajarkan pula untuk selalu cinta pada lingkungan, mencintai tanaman dan satwa di sekitar. Harapannya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk selalu melestarikan tumbuhan dan satwa yang ada, jangan sampai diburu ataupun ditembak. Untuk daerah sekitar agar tetap hijau, ayo menanam,” pesannya.

 

Pada kegiatan ini pula, ada pesan-pesan yang dapat disampaikan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, karena sampah plastik sulit diurai oleh tanah. Selain itu penumpukan limbah plastik juga mengakibatkan pencemaran pada tanah.

Tidak hanya lomba, siswa-siswi TK juga diajak bermain dan bernyanyi yang menambah suasana semakin meriah penuh keceriaan. Di akhir acara diserahkan hadiah bagi para pemenang lomba mewarnai.

HCPSN diperingati setiap tanggal 5 November. Peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan kepedulian, perlindungan, pelestarian puspa (bunga) dan satwa nasional. Serta untuk menumbuhkan dan mengingatkan akan pentingnya puspa/bunga dan satwa dalam kehidupan kita. Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dimulai pertama kali pada tahun 1993. (Kominfo)