Harga Emas Awal 2026 Tembus Rp2,6 Juta per Gram, Permintaan di Kediri Melonjak Drastis

oleh -
oleh
Juli Kurniawan Saputra (Narasumber) sedang menjelaskan atau memegang produk emas batangan di depan kantor Pegadaian Kediri, Kamis (8/1/2026) (Foto : ArahJatim.com)

Kediri, ArahJatim.com – Memasuki awal tahun 2026, harga emas batangan menunjukkan tren kenaikan yang sangat signifikan. Di Kota Kediri, harga logam mulia terpantau telah melampaui angka Rp2,6 juta per gram, naik tajam dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang masih berada di kisaran Rp2,5 juta.

​Kenaikan harga yang cukup “pedas” ini nyatanya tidak menyurutkan minat masyarakat. Sebaliknya, kesadaran warga Kediri untuk mengalihkan aset mereka ke instrumen safe haven justru semakin tinggi.

​Faktor Global dan Kebijakan Negara Besar Jadi Pemicu

​Marketing Officer (MO) Pegadaian Cabang Kediri, Yuli Kurniawan Saputra, menjelaskan bahwa lonjakan harga ini dipicu oleh akumulasi faktor eksternal dan internal.

pasang iklan_rev3

​”Kenaikan awal tahun ini cukup signifikan, selisihnya mencapai Rp100 ribuan dibanding Desember lalu. Faktor utamanya adalah isu global, kondisi ekonomi negara-negara besar, serta kebijakan keuangan dalam negeri yang sangat berpengaruh,” ujar Yuli saat ditemui di Kantor Pegadaian Cabang Kediri, Jl. Pattimura No. 140, Kamis (8/1/2026).

​Pegadaian sendiri terus memperbarui harga emas secara real-time sebanyak dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pukul 10.00 WIB, untuk memastikan nasabah mendapatkan nilai transaksi yang akurat.

​Stok Offline Terbatas, Solusi “Cicil Emas” Jadi Primadona

​Tingginya permintaan pasar membuat stok emas batangan di gerai fisik, seperti Galeri 24, seringkali ludes dalam sekejap. Fenomena antrean sebelum operasional dibuka menjadi pemandangan harian di Cabang Kediri.

​”Permintaan sangat tinggi. Begitu barang datang, misalnya 50 keping dengan berbagai pecahan, biasanya langsung habis karena sudah banyak yang pesan melalui grup informasi kami,” tambah Yuli.

​Sebagai solusi atas keterbatasan stok fisik, Pegadaian mengarahkan nasabah ke program Cicil Emas. Menariknya, rata-rata transaksi harian untuk cicil emas di seluruh outlet Cabang Kediri mampu mencapai angka 200 gram lebih. Program ini diminati karena tenornya yang fleksibel, mulai dari jangka waktu 3 bulan.

​Pergeseran Tren: Warga Pilih Emas Batangan Ketimbang Perhiasan

​Ada perubahan mindset yang menarik pada masyarakat Kediri tahun ini. Yuli mencatat bahwa volume penjualan logam mulia (emas batangan) kini jauh lebih tinggi dibandingkan emas perhiasan.

​Hal ini disebabkan oleh selisih harga jual-beli (spread) yang lebih menguntungkan pada emas batangan.

  • Emas Batangan: Memiliki split harga yang tipis, sehingga lebih efektif untuk investasi jangka panjang.
  • Emas Perhiasan: Memiliki selisih harga yang lebih lebar karena adanya biaya pembuatan, dan fungsinya lebih untuk pemakaian estetika.

​Daftar Merek Emas di Pegadaian Kediri

​Bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi, Pegadaian menyediakan berbagai pilihan merek dengan harga yang bervariasi:

  1. Antam: Merek paling populer dengan harga tertinggi (saat ini menyentuh Rp2,8 juta untuk pecahan tertentu).
  2. Galeri 24: Produk anak perusahaan Pegadaian dengan harga paling kompetitif (murah).
  3. UBS & Lotus Archi: Pilihan alternatif dengan harga yang berada di tengah-tengah.

​Meskipun harga belinya berbeda, Yuli menegaskan bahwa untuk harga buyback (beli kembali) di Pegadaian, standarnya cenderung sama untuk semua merek tersebut. (das)

No More Posts Available.

No more pages to load.