Dari Ladang Tembakau ke Panggung Dunia: Cara Mahasiswa UNEJ Racik Tempelan Anti-HIV

oleh -
oleh

JEMBER, ArahJatim.com — Siapa sangka, tanaman tembakau yang selama ini identik dengan industri rokok di Jember, Jawa Timur, kini bertransformasi menjadi senjata ampuh penyelamat generasi masa depan dari penularan HIV?

​Inovasi medis terdepan lahir dari tangan kreatif tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jember (FK UNEJ). Melalui racikan teknologi bertajuk Griffithsin Fine Drug Delivery System (G-Fine), mereka memproyeksikan solusi minim efek samping untuk mencegah penularan HIV dari ibu hamil ke bayi dalam kandungan (intrauterine transmission).

​Prestasi luar biasa ini bukan sekadar wacana di atas kertas. G-Fine baru saja menyabet predikat Grand Champion, 2nd Winner, sekaligus Gold Medal dalam ajang bergengsi 5th International Youth Summit (IYS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, setelah menyingkirkan 39 tim finalis dari berbagai belahan dunia.

pasang iklan_rev3

​Solusi Nyaman dan Presisi Berbasis Nanoteknologi & AI

​Penularan HIV pada janin selama ini menjadi salah satu tantangan paling berat dalam dunia kesehatan global. Metode pengobatan konvensional kerap terkendala oleh efektivitas penghantaran obat serta potensi efek samping yang membayangi ibu dan janin.

​Menjawab tantangan tersebut, lima mahasiswa berprestasi FK UNEJ—Lina Liliana, Mahdia Imaroh, Oktaviana Rizkia Romadhona, Moh. Rizki Anugrah, dan Muhammad Hanif Rizqi Pratama Rudianto—menciptakan terobosan berupa dissolving microneedle patch (tempelan jarum mikro yang dapat larut).

​G-Fine menggabungkan keunggulan ekstraksi alam, nanoteknologi, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence):

  • Potensi Tembakau Lokal Jember: Mengabaikan persepsi umum, tim mengekstrak protein biologis bernama Griffithsin dari tanaman tembakau Nicotiana benthamiana. Protein antivirus ini terbukti memiliki daya imunoprofilaksis yang sangat tinggi untuk menghalangi penyerangan virus HIV.
  • Presisi AI & Nanoteknologi: Penggunaan nanoteknologi yang dioptimalkan oleh kecerdasan buatan memastikan penghantaran obat terjadi secara presisi langsung ke target organ tanpa rasa sakit berlebih bagi ibu hamil.

​”Kami ingin mengangkat potensi lokal Jember, yaitu tembakau. Tumbuhan dari famili Nicotiana benthamiana ini menyimpan protein biologis Griffithsin yang sangat efektif sebagai pencegah HIV. Selain itu, kami juga membawa maskot G-Fine yang ikonik sehingga berhasil mencuri perhatian para juri internasional,” ungkap Lina Liliana, ketua tim G-Fine, saat ditemui di FK UNEJ, Senin (18/08/2026).

​Perjalanan Manis Mengangkat Nama Indonesia

​Perjalanan mengukir prestasi global ini tidak didapat secara instan. Sejak Februari hingga Mei 2026, tim FK UNEJ menjalani persiapan intensif untuk menyusun karya ilmiah berjudul “G-FINE: An Innovative Dissolving Microneedle Patch Based on AI-Optimized Griffithsin Nanoparticles from Tobacco Leaf Extract (Nicotiana benthamiana) as a Strategy for Immunoprophylaxis Against Intrauterine HIV Transmission”.

​Upaya pantang menyerah itu terbayar lunas saat pengumuman pemenang di Malaysia. Karya mereka diakui oleh para juri internasional dari Sentosa Foundation dan Universiti Putra Malaysia sebagai karya ilmiah terapan yang paling aplikatif dan berdampak tinggi.

​”Awalnya banyak peserta asing yang belum pernah mendengar nama UNEJ. Tapi setelah kompetisi berakhir, nama Universitas Jember berkibar sebagai sang juara,” kenang Lina bangga.

​Komitmen Hilirisasi: Dari Laboratorium Menuju Dunia

​Tidak berhenti pada piala dan medali, tim FK UNEJ berkomitmen penuh melanjutkan proses riset hingga ke tahap hilirisasi dan produksi massal. Mereka bertekad agar inovasi G-Fine tidak berhenti sebagai artefak akademik, tetapi benar-benar hadir di fasilitas kesehatan global.

​Langkah ini mempertegas peran aktif Universitas Jember dalam melahirkan sains terapan berbasis potensi daerah yang mampu menyelesaikan masalah kesehatan tingkat dunia. Dari ladang tembakau di Jember, sebuah harapan baru lahir untuk melindungi bayi di seluruh dunia dari bahaya HIV. (nsl)

No More Posts Available.

No more pages to load.